Mengapa Kebakaran Terbaru di Hong Kong Begitu Mematikan?

Sabtu, 29 November 2025 - 15:13 WIB
loading...
A A A
Tiga belas tahun sebelumnya, kebakaran di Mong Kok, juga di wilayah Kowloon, menewaskan sembilan orang, melukai 34 orang, dan lebih dari seratus orang kehilangan tempat tinggal. Pihak berwenang kemudian menunjukkan bahwa bahaya diperparah oleh unit-unit apartemen yang terbagi yang menutup akses ke bangunan.

4. Biaya Hidup yang Tinggi

Hong Kong juga merupakan salah satu tempat tinggal termahal di dunia, dan baik individu maupun bisnis di wilayah kantong Tiongkok tersebut sering mencari jalan pintas penghematan biaya yang, jika terjadi kebakaran, pada akhirnya terbukti sangat mahal.

Unit apartemen yang terbagi merupakan respons terhadap pasar perumahan yang mahal, dan banyak penghuni yang mengabaikan persyaratan keselamatan demi memiliki tempat tinggal.

Perlindungan kebakaran juga mahal. Dalam kebakaran Yau Ma Tei tahun 2024, pemilik gedung dilaporkan mengalami kesulitan dalam mengumpulkan dana untuk mematuhi pedoman keselamatan kebakaran, dengan seorang anggota dewan distrik mencatat bahwa “semakin tingginya biaya peningkatan fasilitas dan peralatan pencegahan kebakaran, terutama dalam proses lelang, tidak membantu,” menurut SCMP.

5. Penegakan Hukum yang Lemah

Politisi di kota ini telah menyoroti bahwa banyak bangunan di kota ini menua dengan cepat dan membutuhkan perlindungan kebakaran yang lebih baik.

Namun, kebakaran sebelumnya menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap perintah pemerintah masih rendah. Dalam kebakaran Yau Ma Tei tahun 2024, Dinas Bangunan kota telah mengeluarkan perintah keselamatan kebakaran kepada pemilik blok yang dimaksud pada tahun 2008—termasuk meminta mereka untuk mengganti pintu tahan api dan melengkapi bangunan dengan material yang lebih tahan api. Namun, SCMP melaporkan bahwa meskipun dinas telah menindaklanjutinya, perintah tersebut belum dipatuhi.

Sejak kebakaran tersebut, legislator mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pemerintah untuk melakukan pekerjaan peningkatan keselamatan kebakaran dan menindak pemilik bangunan yang tidak mematuhinya. Namun, seorang anggota dewan kota awal tahun ini menyatakan bahwa pelanggaran masih terjadi, termasuk lorong-lorong publik yang terhalang oleh berbagai barang dan pintu penghenti asap yang dibiarkan terbuka di bangunan komposit dan bangunan pabrik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Lagi, Kapal Induk Nuklir...
Lagi, Kapal Induk Nuklir AS Dilanda Kebakaran, 3 Pelaut Terluka
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Pesta Tahun Baru Swiss...
Pesta Tahun Baru Swiss Berujung Tragedi Kebakaran Mengerikan, 40 Tewas, 115 Luka
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved