Putin Ngotot Syarat Akhiri Perang Adalah Ukraina Serahkan Wilayah ke Rusia

Jum'at, 28 November 2025 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Namun, kemajuan Rusia yang lambat di Ukraina timur telah mengorbankan sumber daya manusia yang signifikan. Menurut Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), dengan kecepatan ini, Moskow akan membutuhkan waktu hampir dua tahun lagi untuk merebut sisa wilayah Donetsk.

Pernyataan hari Kamis adalah pertama kalinya Putin menanggapi langkah-langkah diplomatik yang sibuk minggu lalu, yang menyaksikan AS dan Ukraina mengadakan diskusi intensif mengenai rencana perdamaian yang dilaporkan disusun pada bulan Oktober oleh para pejabat Amerika dan Rusia.

Rencana tersebut, yang sangat condong ke arah tuntutan Moskow, kemudian direvisi selama pembicaraan antara negosiator Ukraina dan AS di Jenewa. Perwakilan Eropa juga berada di kota Swiss tersebut.

Namun, diperkirakan rencana tersebut tidak membahas masalah wilayah pendudukan yang—di samping jaminan keamanan untuk Ukraina—merupakan titik perselisihan terbesar antara Moskow dan Kyiv.

Putin mengatakan bahwa rancangan rencana baru kini telah ditunjukkan kepada Rusia, dan rancangan tersebut dapat menjadi dasar bagi kesepakatan di masa mendatang untuk mengakhiri perang.

Namun, dia menambahkan bahwa "mutlak diperlukan" untuk membahas poin-poin spesifik tertentu yang perlu dituangkan dalam bahasa diplomatik.

Ditanya tentang kemungkinan Crimea dan Donbas diakui berada di bawah kendali de facto Rusia tetapi tidak secara hukum, Putin mengatakan: "Inilah inti diskusi kami dengan rekan-rekan Amerika kami".

Delegasi AS, termasuk utusan khusus Steve Witkoff, diperkirakan akan tiba di Moskow pada paruh pertama minggu depan. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Witkoff mungkin akan didampingi oleh menantunya, Jared Kushner, di Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved