Putin Ngotot Syarat Akhiri Perang Adalah Ukraina Serahkan Wilayah ke Rusia

Jum'at, 28 November 2025 - 07:40 WIB
loading...
Putin Ngotot Syarat...
Presiden Vladimir Putin bersikeras syarat mengakhiri perang adalah pasukan Ukraina harus mundur dari wilayah-wilayah yang dikuasai pasukan Rusia. Foto/Kremlin.ru
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis bersikeras bahwa syarat utama untuk mengakhiri perang di Ukraina adalah pasukan Kyiv harus mundur dari wilayah-wilayah yang sudah dikuasai pasukan Moskow. Jika itu tidak dipenuhi, Rusia tidak akan meletakkan senjata.

Putin telah lama mendorong pengakuan legal atas wilayah Ukraina yang direbut Rusia dalam perang. Wilayah-wilayah tersebut meliputi semenanjung Crimea selatan yang dianeksasi pada 2014 dan wilayah Donbas timur, yang sebagian besar kini dikuasai pasukan Moskow.

Bagi Kyiv, yang telah mengesampingkan kemungkinan melepaskan sebagian wilayah Donbas yang masih dikuasainya, memberi penghargaan kepada Rusia atas agresinya bukanlah hal yang tepat.

Baca Juga: Terungkap, AS Batal Kirim Rudal Canggih Tomahawk ke Ukraina karena Ditekan Rusia

Berbicara setelah pidato Putin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan: "Rusia mengejek upaya untuk benar-benar mengakhiri perang."

Berbicara kepada wartawan dalam kunjungannya ke Kyrgyzstan, Putin menuduh Kyiv ingin bertempur sampai titik darah penghabisan—yang menurutnya pada prinsipnya juga siap dilakukan Rusia.

Dia mengulangi pandangannya bahwa Rusia memiliki inisiatif di medan perang dan pertempuran hanya akan berakhir ketika pasukan Ukraina mundur dari Donbas, yang terdiri dari wilayah Luhansk dan Donetsk.

"Jika mereka tidak mundur, kami akan mencapai ini dengan kekuatan senjata," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved