Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: 94 Orang Tewas, 279 Lainnya Hilang
Jum'at, 28 November 2025 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang menduga beberapa material pada dinding luar gedung-gedung tinggi tersebut tidak memenuhi standar ketahanan api, sehingga memungkinkan api menyebar dengan sangat cepat.
Polisi juga mengatakan mereka menemukan panel busa plastik—yang sangat mudah terbakar—terpasang di jendela di setiap lantai dekat lobi lift di satu menara yang tidak terdampak. Panel tersebut diyakini telah dipasang oleh perusahaan konstruksi tetapi tujuannya tidak jelas. Sekretaris Keamanan Chris Tang mengatakan mereka akan menyelidiki material tersebut lebih lanjut.
Kompleks perumahan tersebut terdiri dari delapan bangunan untuk sekitar 4.800 penghuni, termasuk banyak orang lanjut usia (lansia). Kompleks ini dibangun pada tahun 1980-an dan sedang menjalani renovasi besar-besaran.
Badan antikorupsi Hong Kong mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka sedang meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan korupsi yang berkaitan dengan proyek renovasi tersebut.
Para pejabat mengatakan kebakaran dimulai dari perancah eksternal sebuah menara 32 lantai, kemudian menyebar ke perancah bambu dan jaring konstruksi ke bagian dalam gedung dan kemudian ke gedung-gedung lainnya, kemungkinan diperparah oleh kondisi angin.
Perancah bambu merupakan pemandangan umum di Hong Kong pada proyek konstruksi dan renovasi bangunan, meskipun Lee mengatakan para pejabat akan bertemu dengan perwakilan industri untuk membahas peralihan ke perancah logam di tengah kekhawatiran akan keselamatan.
"Meskipun kita tahu bahwa perancah bambu memiliki sejarah panjang di Hong Kong, ketahanan apinya lebih rendah daripada perancah logam. Demi alasan keselamatan, pemerintah meyakini bahwa peralihan sepenuhnya ke perancah logam harus diterapkan di lingkungan kerja yang sesuai," ujar Eric Chan, Kepala Sekretaris Administrasi.
Pihak berwenang juga akan segera melakukan inspeksi di semua kompleks perumahan yang sedang menjalani renovasi besar untuk memastikan perancah dan material konstruksi memenuhi standar keselamatan.
Kebakaran tersebut merupakan yang paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade. Pada bulan November 1996, 41 orang tewas di sebuah gedung komersial di Kowloon dalam kebakaran yang berlangsung selama sekitar 20 jam.
Polisi juga mengatakan mereka menemukan panel busa plastik—yang sangat mudah terbakar—terpasang di jendela di setiap lantai dekat lobi lift di satu menara yang tidak terdampak. Panel tersebut diyakini telah dipasang oleh perusahaan konstruksi tetapi tujuannya tidak jelas. Sekretaris Keamanan Chris Tang mengatakan mereka akan menyelidiki material tersebut lebih lanjut.
Kompleks perumahan tersebut terdiri dari delapan bangunan untuk sekitar 4.800 penghuni, termasuk banyak orang lanjut usia (lansia). Kompleks ini dibangun pada tahun 1980-an dan sedang menjalani renovasi besar-besaran.
Badan antikorupsi Hong Kong mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka sedang meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan korupsi yang berkaitan dengan proyek renovasi tersebut.
Para pejabat mengatakan kebakaran dimulai dari perancah eksternal sebuah menara 32 lantai, kemudian menyebar ke perancah bambu dan jaring konstruksi ke bagian dalam gedung dan kemudian ke gedung-gedung lainnya, kemungkinan diperparah oleh kondisi angin.
Perancah bambu merupakan pemandangan umum di Hong Kong pada proyek konstruksi dan renovasi bangunan, meskipun Lee mengatakan para pejabat akan bertemu dengan perwakilan industri untuk membahas peralihan ke perancah logam di tengah kekhawatiran akan keselamatan.
"Meskipun kita tahu bahwa perancah bambu memiliki sejarah panjang di Hong Kong, ketahanan apinya lebih rendah daripada perancah logam. Demi alasan keselamatan, pemerintah meyakini bahwa peralihan sepenuhnya ke perancah logam harus diterapkan di lingkungan kerja yang sesuai," ujar Eric Chan, Kepala Sekretaris Administrasi.
Pihak berwenang juga akan segera melakukan inspeksi di semua kompleks perumahan yang sedang menjalani renovasi besar untuk memastikan perancah dan material konstruksi memenuhi standar keselamatan.
Kebakaran tersebut merupakan yang paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade. Pada bulan November 1996, 41 orang tewas di sebuah gedung komersial di Kowloon dalam kebakaran yang berlangsung selama sekitar 20 jam.
(mas)
Lihat Juga :