Senator Australia Kenakan Burka di Parlemen sebagai Protes, Aksinya Dicap Rasis

Selasa, 25 November 2025 - 08:11 WIB
loading...
Senator Australia Kenakan...
Senator Pauline Hanson sengaja mengenakan burka di Parlemen Australia sebagai protes setelah dia dihalangi untuk ajukan RUU yang melarang burka di tempat umum. Foto/Sky News
A A A
SYDNEY - Seorang senator sayap kanan Australia memicu kemarahan dari rekan-rekan senatnya setelah mengenakan burka di Parlemen. Aksinya itu sebagai protes setelah dia dihalangi untuk mengajukan rancangan undang-undang yang melarang burka dan busana penutup wajah serupa di ruang publik.

Senator tersebut bernama Pauline Hanson, pemimpin partai One Nation. Sidang Parlemen ditangguhkan ketika Hanson menolak untuk melepas pakaian tersebut, yang memicu kecaman dari sesama senator dan pemimpin pemerintah.

Hanson dianggap menunjukkan rasisme secara terang-terangan. "Ini adalah senator rasis, yang menunjukkan rasisme yang terang-terangan," kata Mehreen Faruqi, senator perempuan Muslim pertama di Australia.

Baca Juga: Butuh Duit, Pecatur Pria Ikut Turnamen Wanita dengan Memakai Burka

"Dia tidak menghormati suatu agama," ujar Senator Independen Fatima Payman, yang mengenakan jilbab.

"Itu adalah jari tengah bagi orang-orang beriman," imbuh pemimpin Partai Hijau Senator Larissa Waters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved