Bom Bunuh Diri Guncang Markas Paramiliter Pakistan, 6 Orang Tewas

Senin, 24 November 2025 - 15:09 WIB
loading...
A A A
Namun, Taliban Pakistan, yang juga dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), telah dituding atas serangan serupa di negara tersebut.

TTP terpisah dari tetapi bersekutu dengan Taliban Afghanistan yang saat ini berkuasa di Afghanistan.

Serangan terbaru ini terjadi kurang dari dua minggu setelah seorang pelaku bom bunuh diri menyerang luar gedung pengadilan di ibu kota Pakistan, Islamabad, meledakkan bomnya di samping mobil polisi dan menewaskan 12 orang.

Kekerasan tersebut telah menegangkan hubungan antara Islamabad dan pemerintah Taliban Afghanistan. Pakistan menuduh Taliban Pakistan beroperasi bebas dari Afghanistan sejak Taliban Afghanistan mengambil alih kekuasaan pada tahun 2021.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk serangan di Peshawar dan memuji pasukan keamanan atas respons tepat waktu mereka.

"Para pelaku insiden ini harus diidentifikasi sesegera mungkin dan diadili," kata Sharif dalam sebuah pernyataan. "Kami akan menggagalkan rencana jahat teroris yang menyerang integritas Pakistan."

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari juga mengutuk serangan tersebut. Dalam sebuah unggahan di X, dia menyampaikan “belasungkawa yang tulus” dan memuji keberanian pasukan keamanan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Pakistan Dukung Peran...
Pakistan Dukung Peran China sebagai Mediator antara AS dan Iran
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved