Cerita Tragis Kapal Perang AS Tenggelam, 150 Pelaut Dimakan Hiu Hidup-hidup

Senin, 24 November 2025 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Hiu-hiu berputar-putar tanpa henti, tertarik oleh ledakan, darah, dan tendangan panik para pria yang kelelahan.

Para penyintas terpaksa mendorong mayat-mayat itu untuk menyelamatkan yang masih hidup.

Mereka mengorganisir "pengawasan hiu", memukul air ketika siripnya terlalu dekat. Itu terkadang membantu.

Angkatan Laut AS Tak Menolong


USS Indianapolis berhasil mengirimkan sinyal SOS saat tenggelam, tetapi tidak ada yang ditindaklanjuti oleh Angkatan Laut AS.

Intelijen Amerika bahkan telah menyadap bualan awak kapal selam Jepang tentang penenggelaman kapal USS Indianapolis, tapi malah dianggap sebagai tipuan.

Tidak ada yang menyadari ketika USS Indianapolis gagal mencapai tujuannya. Orang-orang yang terombang-ambing di laut tidak menyadari bahwa tidak ada tim penyelamat yang dikirim.

Cox mengenang tragedi tersebut, dengan mengatakan: “Mereka besar. Beberapa di antaranya, saya berani bersumpah, panjangnya 4 meter."

“Mereka terus-menerus berada di sana, kebanyakan memakan bangkai-bangkai kapal," ujarnya. “Syukurlah, ada banyak mayat yang mengapung di daerah itu.”

Namun, panas, rasa haus, dan keracunan garam membunuh jauh lebih banyak daripada hiu.

Para pria minum air laut dan menjadi mengigau, terkadang menyeret rekan-rekan mereka ke bawah air saat mereka tak berdaya.

Jaket pelampung basah kuyup dan melorot, dan mayat-mayat berjatuhan. “Wajahmu hampir tak bisa keluar dari air,” kata Cox.

Baru pada hari keempat sebuah pesawat Angkatan Laut yang lewat secara kebetulan melihat para korban selamat. Pilotnya memberi tahu melalui radio: banyak orang di dalam air.

Sebuah pesawat amfibi yang diawaki oleh Letnan Adrian Marks bergegas masuk, menjatuhkan rakit penyelamat.

Ketika Marks melihat hiu menyerang para penyintas, dia mengabaikan perintah dan mendarat di tengah gelombang, mengangkut mereka yang paling rentan ke atas kapal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved