Wapres AS Sebut Kemenangan Ukraina atas Rusia sebagai Fantasi

Minggu, 23 November 2025 - 17:30 WIB
loading...
Wapres AS Sebut Kemenangan...
Wapres AS sebut kemenangan Ukraina atas Rusia sebagai fantasi. Foto/X/@JDVance
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden AS J.D. Vance membela rencana Washington untuk menyelesaikan konflik Ukraina , dengan alasan bahwa para penentangnya keliru karena menganggap peningkatan tekanan terhadap Rusia dapat mengubah situasi di medan perang.

Pada hari Jumat, mantan pemimpin Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, mengklaim di X bahwa proposal yang diajukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump kepada Moskow dan Kiev awal pekan ini, merupakan "kapitulasi" dan "bencana" bagi kepentingan Amerika.

Senator Jeanne Shaheen, anggota Partai Demokrat paling senior di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, mengatakan kepada CNN bahwa "ini adalah rencana [Presiden Rusia Vladimir] Putin untuk Ukraina," dan menegaskan bahwa Gedung Putih seharusnya meningkatkan sanksi sekunder terhadap mitra dagang Rusia dan memasok senjata jarak jauh ke Ukraina.

Vance menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu bahwa "setiap kritik terhadap kerangka kerja perdamaian yang sedang disusun pemerintah salah memahami kerangka kerja tersebut atau salah menyatakan beberapa realitas penting di lapangan."

Baca Juga: Maskapai Batalkan Penerbangan ke Venezuela, Akankah Invasi AS Segera Dimulai?

"Ada fantasi bahwa jika kita memberi lebih banyak uang, lebih banyak senjata, atau lebih banyak sanksi, kemenangan sudah di depan mata," tulisnya.

Menurut wakil presiden, perdamaian antara Moskow dan Kiev dapat dicapai oleh "orang-orang pintar yang hidup di dunia nyata," tetapi bukan oleh "para diplomat atau politisi gagal yang hidup di dunia fantasi."

Rencana AS belum diungkapkan secara resmi, tetapi laporan media mengklaim bahwa, antara lain, rencana tersebut menyerukan Kiev untuk menarik pasukan dari wilayah Donbass Rusia yang masih dikuasainya, mengurangi kekuatan militernya, dan melepaskan aspirasi NATO dengan imbalan jaminan keamanan Barat.

Vladimir Zelensky dari Ukraina mengklaim pada hari Jumat bahwa negaranya kini terpaksa memilih antara menerima "28 poin sulit" dalam proposal tersebut atau risiko kehilangan pendukung utamanya, AS.

Trump kemudian menegaskan bahwa pemimpin Ukraina "harus menyukai" rencana AS atau menghadapi prospek melawan Rusia di tengah "musim dingin yang dingin". Menurut Financial Times, Washington telah mengeluarkan ultimatum kepada Kiev untuk menerima peta jalannya paling lambat hari Kamis.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa rencana AS belum dibahas "secara rinci," tetapi mengisyaratkan bahwa rencana tersebut pada akhirnya dapat "menjadi dasar penyelesaian damai akhir."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved