Tuding Brigitte Macron sebagai Transgender, Youtuber Konservatif Ini Klaim Presiden Prancis Sudah Sewa Pembunuh Bayaran
Minggu, 23 November 2025 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
"Lebih spesifik lagi, lampu hijau telah diberikan kepada sebuah tim kecil di Kelompok Intervensi Gendamarie Nasional. Saya diberitahu bahwa ada satu orang Israel yang berada di regu pembunuh ini dan rencananya telah diformalkan," tulis Owens, dilansir RT.
"Ini sangat serius. Kepala negara Prancis tampaknya ingin kami berdua mati dan telah memberi wewenang kepada unit profesional untuk melaksanakan ini," ujarnya.
Kontroversi identitas seputar ibu negara Prancis pertama kali muncul pada tahun 2021, ketika Amandine Roy dan jurnalis Natacha Rey mengklaim bahwa ia terlahir sebagai laki-laki.
Pengadilan Prancis awalnya memenangkan Macron pada tahun 2024 sebelum pengadilan banding membatalkan putusan tersebut pada bulan Juli 2025.
"Ini sangat serius. Kepala negara Prancis tampaknya ingin kami berdua mati dan telah memberi wewenang kepada unit profesional untuk melaksanakan ini," ujarnya.
Kontroversi identitas seputar ibu negara Prancis pertama kali muncul pada tahun 2021, ketika Amandine Roy dan jurnalis Natacha Rey mengklaim bahwa ia terlahir sebagai laki-laki.
Pengadilan Prancis awalnya memenangkan Macron pada tahun 2024 sebelum pengadilan banding membatalkan putusan tersebut pada bulan Juli 2025.
(ahm)
Lihat Juga :