Israel Hadapi 'Tsunami Kesehatan Mental' setelah 2 Tahun Perang Gaza
Minggu, 23 November 2025 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Dr Marina Kupchik, kepala Asosiasi Psikiatri Israel, memperingatkan bahwa investasi mendesak dalam rehabilitasi diperlukan.
“Jika kita tidak berinvestasi dalam rehabilitasi psikologis negara ini, kita akan membayar harga yang lebih tinggi dalam dua atau tiga tahun—dalam bentuk hari kerja yang hilang, dalam stabilitas keluarga dan masyarakat, serta dalam fungsi kerja," katanya.
Kementerian Kesehatan telah mengumumkan rencana penyelamatan nasional yang mencakup penggandaan jumlah psikolog, peningkatan gaji, peningkatan bangsal psikiatri, dan perluasan layanan berbasis rumah dan masyarakat.
Rencana tersebut diperkirakan menelan biaya 1,7 miliar shekel (USD517 juta).
Para klinisi senior menekankan bahwa reformasi harus menyeluruh.
Yoram Shliar, psikolog pendidikan dan ketua Asosiasi Psikolog Israel, mengkritik ketergantungan pada "asisten kesehatan mental" yang baru dilatih dengan hanya tiga bulan pelatihan, dibandingkan dengan delapan tahun untuk dokter yang berkualifikasi penuh.
Dr Ilana Lach mengatakan sistem tersebut kewalahan. "Anda tidak bisa membalut luka yang berdarah," ujarnya.
"Sistem kesehatan mental harus dibangun kembali dari awal," imbuh dia, yang dilansir Middle East Eye, Minggu (23/11/2025).
“Jika kita tidak berinvestasi dalam rehabilitasi psikologis negara ini, kita akan membayar harga yang lebih tinggi dalam dua atau tiga tahun—dalam bentuk hari kerja yang hilang, dalam stabilitas keluarga dan masyarakat, serta dalam fungsi kerja," katanya.
Kementerian Kesehatan telah mengumumkan rencana penyelamatan nasional yang mencakup penggandaan jumlah psikolog, peningkatan gaji, peningkatan bangsal psikiatri, dan perluasan layanan berbasis rumah dan masyarakat.
Rencana tersebut diperkirakan menelan biaya 1,7 miliar shekel (USD517 juta).
Para klinisi senior menekankan bahwa reformasi harus menyeluruh.
Yoram Shliar, psikolog pendidikan dan ketua Asosiasi Psikolog Israel, mengkritik ketergantungan pada "asisten kesehatan mental" yang baru dilatih dengan hanya tiga bulan pelatihan, dibandingkan dengan delapan tahun untuk dokter yang berkualifikasi penuh.
Dr Ilana Lach mengatakan sistem tersebut kewalahan. "Anda tidak bisa membalut luka yang berdarah," ujarnya.
"Sistem kesehatan mental harus dibangun kembali dari awal," imbuh dia, yang dilansir Middle East Eye, Minggu (23/11/2025).
(mas)
Lihat Juga :