Buntut Cekcok, China Adukan Mulut Pedas PM Jepang soal Taiwan ke PBB
Minggu, 23 November 2025 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
"Pernyataan Takaichi merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, sangat merusak tatanan internasional pascaperang, dan merupakan provokasi terbuka terhadap lebih dari 1,4 miliar rakyat China dan rakyat negara-negara Asia lainnya yang pernah menderita akibat agresi Jepang," ujarnya.
Fu menegaskan kembali bahwa Taiwan adalah "wilayah suci" China dan bahwa penyelesaian masalah Taiwan semata-mata untuk rakyat China, tanpa campur tangan eksternal.
Dia meminta Sekjen PBB untuk mengedarkan suratnya kepada seluruh negara anggota PBB sebagai dokumen resmi Majelis Umum.
Takaichi, yang baru terpilih bulan lalu, mengatakan bahwa setiap serangan China terhadap Taiwan dapat dianggap sebagai "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang berdasarkan undang-undang keamanannya, yang berpotensi memungkinkannya untuk "menjalankan hak membela diri kolektif."
Beijing mengkritik tajam pernyataan Takaichi, yang muncul beberapa hari setelah dia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan di sela-sela forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik awal bulan ini.
Fu menegaskan kembali bahwa Taiwan adalah "wilayah suci" China dan bahwa penyelesaian masalah Taiwan semata-mata untuk rakyat China, tanpa campur tangan eksternal.
Dia meminta Sekjen PBB untuk mengedarkan suratnya kepada seluruh negara anggota PBB sebagai dokumen resmi Majelis Umum.
Takaichi, yang baru terpilih bulan lalu, mengatakan bahwa setiap serangan China terhadap Taiwan dapat dianggap sebagai "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang berdasarkan undang-undang keamanannya, yang berpotensi memungkinkannya untuk "menjalankan hak membela diri kolektif."
Beijing mengkritik tajam pernyataan Takaichi, yang muncul beberapa hari setelah dia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan di sela-sela forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik awal bulan ini.
Lihat Juga :