5 Perang yang Diprediksi Akan Pecah dalam 5 Tahun Mendatang

Sabtu, 22 November 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Mengapa Perang Mungkin Terjadi: Sederhananya, kawasan ini rentan terhadap kesalahpahaman dan eskalasi — dan saat ini, ketegangan masih begitu mendalam dan eksplosif sehingga pasukan Tiongkok dan India dilarang membawa senjata di sepanjang perbatasan; pada tahun 2020, pertempuran kecil antara kedua pasukan di dataran tinggi Himalaya di Lembah Galwan yang terpencil, tidak jauh dari lokasi pertempuran tahun 1962, terjadi dalam pertempuran jarak dekat yang brutal, dengan tinju, batu, tiang pagar, dan bahkan pentungan yang dibungkus kawat berduri.

5. Korea Utara Vs Korea Selatan

Latar Belakang: Hampir tiga generasi setelah dimulai, Perang Korea tidak pernah resmi berakhir, dan baik ekonomi Barat yang sangat maju di Korea Selatan maupun Korea Utara yang masih relatif bertani merasakannya. Zona demiliterisasi sepanjang 250 kilometer antara Korea Utara dan Korea Selatan telah ada begitu lama — sekitar enam dekade — sehingga berkembang menjadi salah satu hutan terliar di dunia, yang dihuni oleh ribuan spesies satwa liar yang beragam.

Taruhannya: Sangat tinggi. Tidak ada rezim di dunia di mana AS dan Barat kurang mengetahui tentang kejadian, dinamika kekuatan, atau rencananya daripada yang disebut Kerajaan Pertapa Korea Utara. Ini adalah target intelijen yang sangat sulit dan selalu mengejutkan Barat. AS masih memiliki 30.000 tentara di semenanjung untuk membantu mengamankan Korea Selatan.

Mengapa Perang Mungkin Terjadi: Korea Utara adalah negara yang perlahan-lahan runtuh, dilanda kelaparan dan lumpuh dari dalam oleh kebrutalan pemerintah, dan kepemimpinan Kim Jong Un tidak melakukan apa pun untuk mengubah masa depannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved