Takut Diserang Rusia, Uni Eropa Luncurkan Rencana Militer Schengen

Kamis, 20 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
Takut Diserang Rusia,...
Tentara negara anggota NATO membawa amunisi saat latihan militer. Foto/anadolu
A A A
BRUSSEL - Komisi Uni Eropa telah menyiapkan rencana "Militer Schengen" untuk memfasilitasi pergerakan pasukan dan alat berat di seluruh blok jika terjadi kebuntuan dengan Rusia. Para pejabat Uni Eropa telah lama mengeluh bahwa mobilisasi pasukan akan memakan waktu berminggu-minggu karena masalah logistik dan infrastruktur.

Menurut dokumen yang dipublikasikan pada hari Rabu (19/11/2025), blok tersebut bermaksud membentuk kawasan mobilitas militer di seluruh Uni Eropa pada tahun 2027, dengan tujuan memangkas birokrasi, memperkenalkan aturan umum untuk penempatan kembali, dan memberikan akses prioritas bagi angkatan bersenjata dalam keadaan darurat.

Para pejabat Uni Eropa juga bertujuan "meningkatkan koridor mobilitas militer utama Uni Eropa ke standar penggunaan ganda" dan mempertahankan infrastruktur strategis.

Menurut Reuters, idenya juga untuk menciptakan "kolam solidaritas" di mana anggota Uni Eropa dapat memilih untuk menyediakan kemampuan transportasi militer khusus kepada negara-negara yang tidak memilikinya.

Hal ini terjadi di tengah permasalahan logistik yang telah lama ada. Financial Times mengatakan Uni Eropa harus mengatasi "jembatan yang runtuh, ukuran rel yang tidak sesuai, dan birokrasi yang berbelit-belit."

Laporan tersebut juga mencatat saat ini dibutuhkan sekitar 45 hari untuk memindahkan pasukan dari pelabuhan-pelabuhan Eropa Barat ke perbatasan Rusia, dengan rencana untuk mempersingkat waktu menjadi tiga hingga lima hari.

Menteri Transportasi Uni Eropa Apostolos Tzitzikostas juga telah memperingatkan tank-tank NATO yang dikerahkan kembali dapat "terjebak di terowongan dan menyebabkan jembatan runtuh."

Ia mengatakan blok tersebut harus menghabiskan setidaknya 17 miliar euro (USD20 miliar) untuk memperbaiki hal ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pejabat Uni Eropa berspekulasi Rusia dapat melancarkan serangan langsung terhadap blok tersebut dalam beberapa tahun.

Moskow telah menolak klaim-klaim ini, menganggapnya sebagai "omong kosong."

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga mengecam "militerisasi" blok tersebut, memperingatkan peningkatan pengeluaran pertahanan menghancurkan perekonomian negara-negara anggota.

Moskow telah mencap NATO sebagai “musuh” dan menunjuk pada bantuan militer yang dikirimkannya ke Ukraina.

Baca juga: Pelapor PBB: Pemindahan Warga Palestina ke Afrika Selatan Dapat Bantu Israel Mencapai Tujuan Genosida
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved