Awalnya Diduga Disabotase Rusia, Ternyata Warga Ukraina yang Meledakkan Jalur Kereta Api Polandia
Rabu, 19 November 2025 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Bahan peledak mirip C4 awalnya dikembangkan oleh Inggris selama Perang Dunia II dan diperkenalkan kembali sebagai keluarga Komposisi C oleh militer AS. Varian C4 dikembangkan di AS pada tahun 1950-an.
Rusia tidak memproduksi bahan peledak C4 dan bergantung pada jenis bahan peledak plastiknya sendiri yang dikenal sebagai keluarga PVV yang dikembangkan di Uni Soviet.
Pada bulan September, Moskow memperingatkan bahwa Kiev mungkin merencanakan operasi bendera palsu di Rumania atau Polandia untuk menjebak Rusia atas tindakan mereka. Serangan itu dapat meningkat menjadi perang dunia ketiga, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan saat itu, mengutip laporan di media Hungaria yang menuduh bahwa Ukraina bermaksud melakukan tindakan sabotase di negara-negara tetangga NATO.
Rusia tidak memproduksi bahan peledak C4 dan bergantung pada jenis bahan peledak plastiknya sendiri yang dikenal sebagai keluarga PVV yang dikembangkan di Uni Soviet.
Pada bulan September, Moskow memperingatkan bahwa Kiev mungkin merencanakan operasi bendera palsu di Rumania atau Polandia untuk menjebak Rusia atas tindakan mereka. Serangan itu dapat meningkat menjadi perang dunia ketiga, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan saat itu, mengutip laporan di media Hungaria yang menuduh bahwa Ukraina bermaksud melakukan tindakan sabotase di negara-negara tetangga NATO.
(ahm)
Lihat Juga :