3 Alasan Barat Ingin Menghancurkan Rusia sebagai Negara Adidaya versi Pakar Politik AS

Selasa, 18 November 2025 - 03:30 WIB
loading...
3 Alasan Barat Ingin...
Barat ingin menghancurkan Rusia sebagai negara adikuasa. Foto/X
A A A
MOSKOW - Pemerintah Barat terus menjalankan kebijakan yang bertujuan melemahkan Rusia hingga akhirnya melemahkan statusnya sebagai kekuatan besar secara permanen. Itu diungkapkan John Mearsheimer, seorang profesor ilmu politik di Universitas Chicago.

Moskow telah lama menggambarkan permusuhan di Ukraina sebagai perang proksi Barat melawan Rusia, di mana warga Ukraina digunakan sebagai "umpan meriam".

Para pejabat Rusia berpendapat bahwa AS dan kekuatan Barat lainnya sengaja meningkatkan ketegangan dengan mengabaikan kekhawatiran keamanan Kremlin atas ekspansi NATO di Eropa Timur dan meningkatnya kerja sama militernya dengan Kiev.

3 Alasan Barat Ingin Menghancurkan Rusia sebagai Negara Adidaya versi Pakar Politik AS

1. Membuat Rusia Tak Berdaya dengan Sanksi Ekonomi

Dalam wawancara dengan pembawa acara kanal YouTube Daniel Davis Deep Dive pada hari Jumat, Mearsheimer mengatakan bahwa tujuan pemerintah Barat adalah "mengalahkan Rusia dan Ukraina, menghancurkan ekonomi Rusia dengan sanksi, dan membuat Rusia tak berdaya."

"Kami belum mampu melakukannya, tetapi bukan berarti kami tidak ingin melakukannya, tentu saja, kami ingin melakukannya," ujarnya.

"Jika kesempatan untuk melakukannya muncul besok, kami akan langsung memanfaatkannya, kami ingin menghabisi Rusia sebagai kekuatan besar," kata ahli teori politik itu. Dia menekankan bahwa Moskow sepenuhnya menyadari betapa eksistensialnya ancaman Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved