Pejuang Palestina Tolak Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza

Senin, 17 November 2025 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Menurut pernyataan tersebut, setiap diskusi terkait senjata harus tetap menjadi "urusan nasional semata" yang terikat pada proses politik yang mengarah pada berakhirnya pendudukan Israel dan pembentukan negara Palestina. Pernyataan tersebut mengancam peran yang dibayangkan dari pasukan multinasional yang diusulkan, memperingatkan bahwa pasukan tersebut akan "secara praktis melayani pendudukan (Israel)" melalui koordinasi langsung dengan Tel Aviv.

Kelompok-kelompok tersebut menyatakan bahwa setiap misi internasional, jika dibentuk, harus sepenuhnya berada di bawah izin PBB, berkoordinasi secara eksklusif dengan lembaga-lembaga resmi Palestina, dan membatasi diri untuk melindungi warga sipil, memastikan pengiriman bantuan, dan memisahkan pasukan - tanpa menjadi otoritas keamanan atau administrasi supranasional.

Baca Juga: 10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu

Mereka juga menolak segala bentuk kehadiran militer asing, perwalian, atau serangan internasional di Gaza, menyebut tindakan tersebut sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan Palestina.

Mereka mencakup mekanisme internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran yang terus berlanjut, termasuk tanggung jawab atas keselamatan sipil dan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk akibat kendali Israel atas penyeberangan Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved