Pejuang Palestina Tolak Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza

Senin, 17 November 2025 - 16:15 WIB
loading...
Pejuang Palestina Tolak...
Pejuang Palestina tolak kehadiran pasukan internasional di Gaza. Foto/X/@QudsNen
A A A
GAZA - Faksi-faksi perlawanan Palestina memperingatkan bahwa rencana resolusi AS untuk mengerahkan pasukan internasional di Gaza merupakan upaya untuk memaksa perwalian asing atas wilayah tersebut dan menunda pengambilan keputusan Palestina.

Dalam pernyataan bersama, faksi-faksi tersebut mengatakan mandat yang diusulkan akan membuka jalan bagi "dominasi eksternal atas keputusan nasional Palestina," yang akan mengarahkan administrasi dan rekonstruksi Gaza ke badan supranasional dengan otoritas luas - sebuah langkah yang mereka yakini akan merampas hak Palestina untuk mengatur urusan mereka sendiri.

Melansir Anadolu, kelompok-kelompok tersebut menekankan bahwa setiap upaya kemanusiaan harus dikelola melalui "lembaga-lembaga Palestina yang kompeten" di bawah pengawasan PBB, berdasarkan penghormatan terhadap kedaulatan Palestina dan kebutuhan penduduk, serta bebas dari upaya penggunaan bantuan sebagai alat politik atau keamanan untuk membentuk kembali realitas internal Gaza.

Mereka mengumumkan bahwa menyediakan bantuan kemanusiaan melalui mekanisme yang dijalankan asing akan mengubah bantuan menjadi alat tekanan, termasuk lembaga-lembaga Palestina, dan mengumpulkan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), yang menyatakan menurut mereka "harus dilindungi sebagai saksi internasional atas isu pengungsi dan hak-hak mereka yang tidak dapat dicabut."

Faksi-faksi tersebut menolak klausul apa pun yang melibatkan perlunya penggunaan senjata di Gaza atau pelanggaran apa pun terhadap hak rakyat Palestina yang diakui secara internasional untuk melawan pendudukan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved