Kapal Induk Gerald R Ford dan 12.000 Tentara AS Siap Beraksi, Tak Gubris Ajakan Damai Venezuela

Senin, 17 November 2025 - 07:53 WIB
loading...
A A A
Awal pekan lalu, Venezuela memobilisasi hampir 200.000 tentara dalam upaya besar-besaran untuk menghadapai potensi serangan AS. Pada Kamis lalu, Maduro menyerukan kepada Trump "untuk bersatu demi perdamaian benua ini", dan mengatakan kepada seorang reporter CNN, "Jangan ada lagi perang tanpa akhir. Jangan ada lagi perang yang tidak adil."

Dia menegaskan kembali pesannya kepada Trump, "Perdamaian. Ya, perdamaian."

Maduro menuduh pemerintahan Trump berusaha menggulingkannya, sementara oposisi Venezuela yang didukung AS kembali menyerukan pergantian rezim segera.

Pihak berwenang AS telah menawarkan hadiah USD50 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro. Dia menghadapi tuduhan terorisme narkotika dan tuduhan terkait narkoba lainnya di AS.

Elizabeth Dickinson, analis senior International Crisis Group untuk Wilayah Andes mengatakan kepada AP pada hari Minggu: “Ini adalah jangkar dari apa artinya memiliki kekuatan militer AS sekali lagi di Amerika Latin. Dan hal ini telah menimbulkan banyak kecemasan di Venezuela tetapi juga di seluruh kawasan. Saya pikir semua orang memperhatikan ini dengan napas tertahan untuk melihat seberapa besar keinginan AS untuk benar-benar menggunakan kekuatan militer.”

Mark Cancian, penasihat pertahanan senior di Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebelumnya mengatakan kepada Newsweek di tengah laporan penempatan kapal induk USS Gerald R Ford: “Tidak ada alasan strategis untuk mengirim Ford ke kawasan tersebut kecuali jika dimaksudkan untuk digunakan melawan Venezuela. Waktunya sekarang hampir habis—kapal induk ini tidak bisa diam saja. Mereka harus bertindak atau mengerahkannya kembali, dan menarik kembali sama saja dengan mundur.”

Tidak jelas apa langkah militer AS selanjutnya di Karibia. Bulan lalu, Trump telah mengizinkan CIA untuk melakukan operasi rahasia di Venezuela.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved