Mikropenis, Jawaban Kemungkinan Hitler Tak Pernah Berhubungan Intim dengan Perempuan

Jum'at, 14 November 2025 - 13:03 WIB
loading...
A A A
"Perilaku tidak pernah 100 persen genetik," kata psikolog Profesor Sir Simon Baron-Cohen.

"Mengaitkan kekejaman ekstrem Hitler dengan orang-orang dengan diagnosis ini berisiko menstigmatisasi mereka, terutama ketika sebagian besar orang dengan diagnosis ini tidak bersikap kasar atau kejam, dan banyak yang justru sebaliknya," jelasnya.

Profesor Turi King, ahli genetika utama dalam penelitian ini dan terkenal karena mengidentifikasi jenazah Richard III, menambahkan: "Orang-orang melihat DNA sebagai peluru ajaib yang akan menjawab segalanya. Orang-orang sering memandang DNA sebagai deterministik, padahal tidak. DNA selalu hanya bagian dari teka-teki tentang siapa seseorang...Anda tidak dapat melihat kejahatan dalam genom."

Di bagian lain, dokumenter ini mematahkan mitos yang telah lama beredar bahwa Hitler adalah keturunan Yahudi. Sebaliknya, dokumenter tersebut mengonfirmasi garis keturunan Austria-Jerman-nya, dan menemukan indikator genetik yang terbatas namun penting untuk autisme, skizofrenia, dan gangguan bipolar.

"Jika dia melihat hasil genetiknya sendiri, dia hampir pasti akan mengirim dirinya sendiri ke kamar gas," kata Profesor King.

Apa Itu Sindrom Kallmann?


Sindrom Kallmann adalah kondisi genetik langka yang memengaruhi perkembangan seksual dan indra penciuman. Sindrom ini terjadi ketika pusat pengatur hormon otak, hipotalamus, tidak memproduksi cukup hormon yang dibutuhkan untuk pubertas dan reproduksi.

Orang dengan gangguan ini sering mengalami pubertas yang tertunda atau bahkan tidak ada, infertilitas, dan berkurangnya atau hilangnya indra penciuman. Kondisi ini disebabkan oleh mutasi genetik yang mengganggu perkembangan sel saraf yang bertanggung jawab atas fungsi hormon dan penciuman sebelum lahir.

Sindrom Kallmann dapat diwariskan melalui beberapa cara dan biasanya diobati dengan terapi penggantian hormon, seperti testosteron atau estrogen, untuk memicu pubertas dan mempertahankan kadar hormon normal. Dengan pengobatan, kebanyakan orang dengan kondisi ini dapat hidup sehat dan, dalam beberapa kasus, memulihkan kesuburan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved