Rezim Komunis Tawarkan Hadiah Rp585 Juta untuk Tangkap 2 Influencer Taiwan karena Konten Anti-China

Jum'at, 14 November 2025 - 09:03 WIB
loading...
Rezim Komunis Tawarkan...
Rezim komunis Beijing tawarkan hadiah lebih dari Rp585 juta untuk membantu menangkap dua influencer Taiwan atas tuduhan menyebarkan konten anti-China secara online. Foto/Wikipedia
A A A
BEIJING - Rezim komunis China, melalui kepolisiannya, telah menawarkan hadiah hingga USD35.000 (lebih dari Rp585 juta) untuk membantu menangkap dua influencer Taiwan. Kedua influencer itu diburu atas tuduhan menyebarkan konten "anti-China" secara online.

Menurut polisi China, kedua influncer tersebut bernama Wen Tzu-yu dan Chen Po-yuan.

"Kedua pria ini bertindak sebagai penegak dan kaki tangan kemerdekaan Taiwan dan menyebabkan dampak negatif yang parah," bunyi pernyataan polisi, seraya mendesak masyarakat untuk memberikan informasi tentang mereka.

Taiwan telah memerintah sendiri secara demokratis selama bertahun-tahun sejak akhir perang saudara China tahun 1949.

Baca Juga: 3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia

Namun, Beijing tetap menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah China dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk membawa pulau itu tunduk di bawah kendalinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Kecam Netanyahu, Mantan...
Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!
Rekomendasi
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Helikopter Apache AH-64...
Helikopter Apache AH-64 Taiwan, Senjata untuk Melawan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved