Houthi Akan Hentikan Serangan ke Israel dan Kapal-kapal di Laut Merah

Rabu, 12 November 2025 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Terusan tersebut tetap menjadi salah satu penyedia mata uang keras utama bagi Mesir, menyediakan USD10 miliar pada tahun 2023 di tengah ekonominya yang sedang berjuang. Dana Moneter Internasional pada bulan Juli mengatakan serangan Houthi "mengurangi arus masuk devisa dari Terusan Suez sebesar USD6 miliar pada tahun 2024."

Meskipun lalu lintas kapal sedikit meningkat belakangan ini di tengah meredanya serangan, banyak perusahaan pelayaran terus berlayar mengelilingi Afrika melalui Tanjung Harapan untuk menghindari Laut Merah dan Teluk Aden.

AS melancarkan kampanye pengeboman intensif yang menargetkan Houthi awal tahun ini, yang dihentikan oleh Presiden Donald Trump tepat sebelum kunjungannya ke Timur Tengah. Pemerintahan Biden juga melancarkan serangan terhadap Houthi, termasuk menggunakan pesawat pengebom B-2 Amerika untuk menargetkan apa yang digambarkannya sebagai bunker bawah tanah yang digunakan oleh Houthi.

Sementara itu, Houthi telah menahan puluhan pekerja di badan-badan PBB dan kelompok-kelompok bantuan lainnya, dengan tuduhan tanpa bukti bahwa mereka adalah mata-mata — sesuatu yang dibantah keras oleh PBB dan pihak-pihak lain.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Mojtaba Tegaskan AS...
Mojtaba Tegaskan AS Tidak akan Lagi Punya Tempat Perlindungan Aman di Teluk
Siapa Pemasang Kiswah...
Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved