Kenapa NATO Baru Sadar kalau Mustahil Mengalahkan Rusia dengan Proksi Ukraina?

Kamis, 13 November 2025 - 04:40 WIB
loading...
Kenapa NATO Baru Sadar...
NATO baru sadar kalau mustahil mengalahkan Rusia dengan proksi Ukraina. Foto/X/NATO
A A A
MOSKOW - NATO mulai menyadari bahwa mengalahkan Rusia dengan menggunakan Ukraina sebagai alat adalah “mustahil.” Itu diungkapkan perwakilan tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Vassily Nebenzia.

Kenapa NATO Baru Sadar kalau Mustahil Mengalahkan Rusia dengan Proksi Ukraina?

1. Ukraina Hanya Jadi Alat NATO untuk Mengalahkan Rusia

Berbicara dengan RIA Novosti, diplomat tersebut menyatakan bahwa konflik yang sedang berlangsung “bukanlah dengan Ukraina melainkan dengan Barat itu sendiri,” menambahkan bahwa bagi Barat, Kiev hanyalah “alat yang mereka gunakan untuk mengalahkan Rusia.”

Moskow telah berulang kali menggambarkan konflik Ukraina sebagai perang proksi NATO de facto yang dilancarkan terhadap Rusia dalam upaya melemahkan keamanannya setelah bertahun-tahun blok tersebut melakukan ekspansi ke arah timur.

Baca Juga: Mungkinkah Zohran Mamdani Jadi Presiden AS?

2. Eropa Sudah Akui Kekalahan Strategis dalam Perang Ukraina

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa pendukung Kiev di Barat juga secara terbuka menyerukan "kekalahan strategis" terhadap Moskow.

Namun, menurut Nebenzia, retorika semacam itu telah berkurang frekuensinya di ibu kota Barat, yang menurutnya menunjukkan semakin diakuinya bahwa mengalahkan Rusia adalah "mustahil."

3. Ukraina Sudah Minta Gencatan Senjata

Ia kemudian mengklaim bahwa seruan gencatan senjata oleh Kiev dan para pendukungnya mencerminkan situasi "mengerikan" mereka di medan perang dan meningkatnya kekurangan tenaga kerja.

Utusan tersebut menggambarkan seruan tersebut sebagai upaya untuk "beristirahat sejenak", memasok Ukraina dengan persenjataan, dan mengisi kembali pasukannya sebelum melanjutkan konflik "dengan semangat baru."

"Gencatan senjata sederhana dan pembekuan jalur kontak tidak akan menyelesaikan alasan utama konflik ini dimulai," kata Nebenzia.

4. Rusia Konsisten Membuka Dialog

Moskow secara konsisten menyatakan bahwa mereka tetap terbuka untuk berdialog dan lebih memilih untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomatik sesegera mungkin.

Namun, pejabat Rusia berpendapat bahwa perdamaian abadi harus mengatasi masalah keamanan mendasar yang memicu permusuhan dan mempertimbangkan realitas teritorial di lapangan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved