Houthi Yaman Berhenti Serang Kapal-kapal di Laut Merah
Rabu, 12 November 2025 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Baru-baru ini, otoritas Houthi Yaman menahan puluhan pegawai Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah menggerebek fasilitas yang dikelola PBB di ibu kota Sanaa, PBB mengonfirmasi pada akhir Oktober.
Houthi menuduh staf PBB yang ditahan telah memata-matai untuk Israel atau memiliki hubungan dengan serangan udara Israel yang menewaskan perdana menteri Yaman, tanpa memberikan banyak bukti.
PBB dengan keras membantah tuduhan tersebut. PBB menyatakan pada akhir Oktober bahwa total 36 pegawai PBB telah ditangkap setelah serangan Israel. PBB juga menyatakan setidaknya 59 personel PBB masih ditahan oleh kelompok tersebut.
Pada 31 Oktober, para pejabat Houthi mengatakan pemerintah akan mengadili puluhan staf PBB yang ditahan – yang merupakan warga Yaman dan dapat menghadapi hukuman mati berdasarkan hukum negara tersebut.
Sepuluh tahun konflik telah membuat Yaman, yang sudah menjadi salah satu negara termiskin di dunia Arab, menghadapi apa yang digambarkan PBB sebagai salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia, dengan jutaan orang bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup.
Baca juga: Museum Nasional Suriah Dirampok, Beberapa Artefak Romawi Lenyap
Houthi menuduh staf PBB yang ditahan telah memata-matai untuk Israel atau memiliki hubungan dengan serangan udara Israel yang menewaskan perdana menteri Yaman, tanpa memberikan banyak bukti.
PBB dengan keras membantah tuduhan tersebut. PBB menyatakan pada akhir Oktober bahwa total 36 pegawai PBB telah ditangkap setelah serangan Israel. PBB juga menyatakan setidaknya 59 personel PBB masih ditahan oleh kelompok tersebut.
Pada 31 Oktober, para pejabat Houthi mengatakan pemerintah akan mengadili puluhan staf PBB yang ditahan – yang merupakan warga Yaman dan dapat menghadapi hukuman mati berdasarkan hukum negara tersebut.
Sepuluh tahun konflik telah membuat Yaman, yang sudah menjadi salah satu negara termiskin di dunia Arab, menghadapi apa yang digambarkan PBB sebagai salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia, dengan jutaan orang bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup.
Baca juga: Museum Nasional Suriah Dirampok, Beberapa Artefak Romawi Lenyap
(sya)
Lihat Juga :