Hamas Kecam Israel Perluas Garis Kuning, Langgar Kesepakatan Rafah

Selasa, 11 November 2025 - 19:15 WIB
loading...
Hamas Kecam Israel Perluas...
Tim Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengangkut peti jenazah yang diyakini berisi jenazah tentara Israel Hadar Goldin menuju Perlintasan Kissufim setelah menerimanya dari Hamas, di Khan Yunis, Gaza, pada 9 Oktober 2025. Foto/Abed Rahim Khatib/Anad
A A A
RAFAH - Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan pada hari Senin (10/11/2025) bahwa pendudukan Israel tidak mematuhi peta yang disepakati dan sengaja memperluas garis kuning, terutama di Jalur Gaza utara.

Qassem menjelaskan Hamas telah memberi tahu para mediator tentang kebutuhannya untuk mendatangkan alat berat guna mengevakuasi jenazah tawanan Israel yang masih terjebak di zona pertempuran.

Ia mencatat Israel telah menarik diri dari kesepakatan sebelumnya terkait pejuang Hamas di Rafah setelah penyerahan jenazah perwira Israel, Hadar Goldin.

Qassem menekankan perkembangan ini menunjukkan pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap pengaturan yang disepakati, yang semakin mempersulit upaya mediasi kemanusiaan dan lapangan.

Sejak 7 Oktober 2023, negara pendudukan, yang didukung Amerika Serikat dan Eropa, telah melakukan kampanye genosida di Jalur Gaza yang melibatkan pembunuhan, kelaparan, penghancuran, pemindahan, dan penahanan, sambil mengabaikan seruan internasional dan putusan dari Mahkamah Internasional untuk menghentikan tindakan tersebut.

Baca juga: Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata Gaza?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Berita Terkini
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved