Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata Gaza?

Selasa, 11 November 2025 - 17:17 WIB
loading...
Berapa Kali Israel Melanggar...
Warga tinggal di antara reruntuhan di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Satu bulan setelah deklarasi gencatan senjata di Jalur Gaza, Israel telah melanggar perjanjian tersebut dengan serangan hampir setiap hari, menewaskan ratusan orang. Israel melanggar perjanjian gencatan senjata setidaknya 282 kali dari 10 Oktober hingga 10 November, melalui serangan udara, artileri, dan penembakan langsung yang berkelanjutan, menurut Kantor Media Pemerintah di Gaza.

Kantor tersebut mengatakan Israel menembaki warga sipil 88 kali, menyerbu daerah permukiman di luar "garis kuning" 12 kali, mengebom Gaza 124 kali, dan menghancurkan properti warga sebanyak 52 kali. Israel juga menahan 23 warga Palestina dari Gaza selama sebulan terakhir.

Israel juga terus memblokir bantuan kemanusiaan vital dan menghancurkan rumah serta infrastruktur di seluruh Jalur Gaza.

Al Jazeera melacak pelanggaran gencatan senjata hingga saat ini.

Apa Saja Ketentuan Gencatan Senjata?


Pada 29 September, Amerika Serikat meluncurkan proposal 20 poin, tanpa campur tangan Palestina, untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, membebaskan tawanan yang tersisa di wilayah kantong tersebut, mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan secara penuh ke wilayah yang terkepung, dan menguraikan penarikan pasukan Israel dalam tiga tahap.

Beberapa syarat utama tahap pertama, yang masih berlangsung, meliputi: Mengakhiri permusuhan di Gaza oleh Israel dan Hamas; Mencabut blokade semua bantuan ke Gaza oleh Israel dan menghentikan campur tangannya dalam distribusi bantuan; Pembebasan semua tawanan yang ditahan di Gaza – hidup atau mati – oleh Hamas; Pembebasan sekitar 2.000 tahanan Palestina dan orang hilang dari penjara Israel; Penarikan pasukan Israel ke "garis kuning".

Setelah mediasi oleh mitra-mitra termasuk Mesir, Qatar, dan Turki, perwakilan dari sekitar 30 negara berkumpul pada 13 Oktober untuk menghadiri upacara penandatanganan perjanjian gencatan senjata Gaza, yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Namun, Israel dan Hamas secara mencolok tidak hadir, sehingga menimbulkan keraguan tentang kemampuan KTT untuk mencapai kemajuan nyata dalam mengakhiri perang dan menyelesaikan isu-isu inti pendudukan Israel dan pengepungan Gaza selama 18 tahun.

Israel telah berjanji untuk tidak mengizinkan berdirinya negara Palestina, dan AS telah melanjutkan transfer senjata skala besar dan dukungan diplomatiknya kepada Israel selama perang genosida di Gaza, sementara hanya memberikan pernyataan samar tentang masa depan Gaza.

Israel Menyerang Gaza Hampir Setiap Hari


Menurut analisis Al Jazeera, Israel telah menyerang Gaza pada 25 dari 31 hari terakhir gencatan senjata, yang berarti hanya ada enam hari di mana tidak ada serangan kekerasan, kematian, atau cedera yang dilaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved