Apakah Wali Kota Muslim Pertama New York City Zohran Mamdani Pro-LGBT?
Senin, 10 November 2025 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Namun Mamdani tetap bergeming. Dia menegaskan bahwa keberpihakan pada kelompok minoritas—baik imigran, Muslim, maupun LGBT—adalah bagian dari nilai kemanusiaan universal.
Media konservatif seperti New York Post juga menyoroti kontradiksi politiknya, di mana Mamdani sempat menghadiri acara bersama imam Siraj Wahhaj, tokoh Muslim yang dikenal memiliki pandangan anti-LGBT. Hal ini menimbulkan perdebatan mengenai sejauh mana dukungan Mamdani terhadap LGBT benar-benar konsisten.
Meski begitu, Mamdani menegaskan dirinya berdiri di sisi progresif secara jelas, dengan rekam jejak kebijakan yang konkret dan konsisten di bidang hak-hak sipil.
Keberhasilan Zohran Mamdani bukan hanya kemenangan politik, tetapi juga pergeseran paradigma dalam politik Muslim di Barat. Dia menolak dikotomi lama antara “iman dan modernitas”, dan justru memosisikan diri sebagai Muslim progresif yang pro-hak asasi manusia.
"Jika saya ingin kota ini menjadi rumah bagi semua orang, maka tidak boleh ada yang hidup dalam ketakutan hanya karena orientasi atau identitas gender mereka,” katanya saat kampanye terakhir di Brooklyn, seperti dikutip dari The Guardian.
Media konservatif seperti New York Post juga menyoroti kontradiksi politiknya, di mana Mamdani sempat menghadiri acara bersama imam Siraj Wahhaj, tokoh Muslim yang dikenal memiliki pandangan anti-LGBT. Hal ini menimbulkan perdebatan mengenai sejauh mana dukungan Mamdani terhadap LGBT benar-benar konsisten.
Meski begitu, Mamdani menegaskan dirinya berdiri di sisi progresif secara jelas, dengan rekam jejak kebijakan yang konkret dan konsisten di bidang hak-hak sipil.
Keberhasilan Zohran Mamdani bukan hanya kemenangan politik, tetapi juga pergeseran paradigma dalam politik Muslim di Barat. Dia menolak dikotomi lama antara “iman dan modernitas”, dan justru memosisikan diri sebagai Muslim progresif yang pro-hak asasi manusia.
"Jika saya ingin kota ini menjadi rumah bagi semua orang, maka tidak boleh ada yang hidup dalam ketakutan hanya karena orientasi atau identitas gender mereka,” katanya saat kampanye terakhir di Brooklyn, seperti dikutip dari The Guardian.
(mas)
Lihat Juga :