1 Juta Warga Filipina Diminta Mengungsi ketika Topan Super Fung-wong Mendekat
Minggu, 09 November 2025 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Siap Perang dengan Rusia, Negara NATO Ini Undang 149.000 Anak Muda Ikut Wajib Militer
Lebih dari 916.860 orang dievakuasi dari desa-desa berisiko tinggi di provinsi-provinsi timur laut, termasuk di Bicol, wilayah pesisir yang rentan terhadap siklon Pasifik dan semburan lumpur dari Mayon, salah satu gunung berapi paling aktif di negara itu.
Menteri Pertahanan Gilbert Teodoro Jr, yang mengawasi badan tanggap bencana negara dan militer, memperingatkan tentang potensi dampak bencana Topan Fung-wong dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu.
“Kami meminta masyarakat untuk segera melakukan evakuasi dini agar kami tidak perlu melakukan penyelamatan di menit-menit terakhir, yang dapat membahayakan nyawa polisi, tentara, petugas pemadam kebakaran, dan personel penjaga pantai,” ujarnya dalam pidato publik.
"Kita perlu melakukan ini karena ketika hujan sudah turun atau topan telah melanda dan banjir mulai terjadi, sulit untuk menyelamatkan orang," tambahnya.
Teodoro mengatakan badai tersebut dapat memengaruhi sebagian besar wilayah negara, termasuk Cebu, provinsi di bagian tengah yang paling parah dilanda Topan Kalmaegi, dan Manila metropolitan, wilayah ibu kota yang padat penduduk, yang merupakan pusat kekuasaan dan pusat keuangan negara.
Lebih dari 30 juta orang dapat terpapar bahaya yang ditimbulkan oleh Topan Fung-wong, kata Kantor Pertahanan Sipil.
Lebih dari 916.860 orang dievakuasi dari desa-desa berisiko tinggi di provinsi-provinsi timur laut, termasuk di Bicol, wilayah pesisir yang rentan terhadap siklon Pasifik dan semburan lumpur dari Mayon, salah satu gunung berapi paling aktif di negara itu.
Menteri Pertahanan Gilbert Teodoro Jr, yang mengawasi badan tanggap bencana negara dan militer, memperingatkan tentang potensi dampak bencana Topan Fung-wong dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu.
“Kami meminta masyarakat untuk segera melakukan evakuasi dini agar kami tidak perlu melakukan penyelamatan di menit-menit terakhir, yang dapat membahayakan nyawa polisi, tentara, petugas pemadam kebakaran, dan personel penjaga pantai,” ujarnya dalam pidato publik.
"Kita perlu melakukan ini karena ketika hujan sudah turun atau topan telah melanda dan banjir mulai terjadi, sulit untuk menyelamatkan orang," tambahnya.
Teodoro mengatakan badai tersebut dapat memengaruhi sebagian besar wilayah negara, termasuk Cebu, provinsi di bagian tengah yang paling parah dilanda Topan Kalmaegi, dan Manila metropolitan, wilayah ibu kota yang padat penduduk, yang merupakan pusat kekuasaan dan pusat keuangan negara.
Lebih dari 30 juta orang dapat terpapar bahaya yang ditimbulkan oleh Topan Fung-wong, kata Kantor Pertahanan Sipil.
Lihat Juga :