270 Warga India Terlibat Penipuan Online, Lari dari Thailand ke Myanmar Lalu Dipulangkan

Sabtu, 08 November 2025 - 09:13 WIB
loading...
270 Warga India Terlibat...
Sebanyak 270 warga negara India dipulangkan dari Thailand setelah melarikan diri dari Myanmar menyusul penggerebekan oleh militer di pusat-pusat kejahatan siber. Foto/X/@IndiainThailand
A A A
NEW DELHI - Pemerintah India telah memulangkan gelombang pertama warga negaranya yang melarikan diri ke Thailand dari Myanmar setelah penggerebekan di pusat penipuan daring yang terkenal di negara tersebut. Dua pesawat Angkatan Udara India (IAF) membawa pulang 270 orang, termasuk 26 perempuan, dari kota perbatasan Thailand, Mae Sot, pada hari Kamis (6/11/2025).

Kedutaan Besar India di Bangkok dan Konsulat India di Chiang Mai, bersama dengan berbagai lembaga pemerintah Thailand, memfasilitasi pemulangan tersebut, menurut unggahan misi India di X.

Kedutaan juga memperingatkan warga negara India untuk memverifikasi lamaran pekerjaan sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri.

Sebanyak 465 warga negara India diperkirakan akan dipulangkan, sementara sisanya dijadwalkan meninggalkan Thailand Senin depan.

Ratusan warga India menyeberang dari Myanmar dan ditahan otoritas Thailand karena melanggar undang-undang imigrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved