4 Respons Zionis terhadap Kemenangan Mamdani, Salah Satunya Meminta Warga Yahudi Pindah ke Israel
Kamis, 06 November 2025 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
"Pernyataan Mamdani yang provokatif tidak akan menghalangi kami," kata Danon di X, berjanji untuk memperkuat hubungan dengan para pemimpin komunitas Yahudi di New York.
Dalam pernyataannya di radio lokal 103 FM, Danon mengklaim bahwa terpilihnya Mamdani dapat merusak "rasa aman komunitas Yahudi," karena ia bertanggung jawab langsung atas kepolisian.
The Jerusalem Post mengungkapkan kemenangan Mamdani berarti antisemit dapat memenangkan pemilu. "Jika ia menang, ini adalah pesan yang jelas bagi Partai Demokrat: Antisemit dapat memimpin; mereka tidak lagi terpinggirkan. Ini berarti menjadi pendukung boikot Israel – bukan hanya barang-barang Tepi Barat tetapi juga Israel yang berdaulat – adalah hal yang normal," demikian tulis media Yahudi tersebut.
Ini berarti bahwa mengglobalkan intifada, sebagaimana ia menyebutnya, adalah seruan yang relevan untuk menghancurkan satu-satunya negara Yahudi di dunia, sementara puluhan negara Arab dan Muslim sudah ada.
Dalam pernyataannya di radio lokal 103 FM, Danon mengklaim bahwa terpilihnya Mamdani dapat merusak "rasa aman komunitas Yahudi," karena ia bertanggung jawab langsung atas kepolisian.
4. Intifada Akan Makin Mengglobal
Dalam beberapa bulan terakhir, The Jerusalem Post melaporkan bahwa ia telah menyampaikan dalam sebuah pertemuan tertutup bahwa ia akan membatasi penggunaan slogan "Globalisasikan intifada," meskipun ia belum secara terbuka mendesak para pengunjuk rasa untuk berhenti menggunakannya. Dan pada bulan Oktober, ia menulis bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah "melancarkan perang genosida," yang membingkai tindakan Israel dalam konteks moral yang paling ekstrem. IklanThe Jerusalem Post mengungkapkan kemenangan Mamdani berarti antisemit dapat memenangkan pemilu. "Jika ia menang, ini adalah pesan yang jelas bagi Partai Demokrat: Antisemit dapat memimpin; mereka tidak lagi terpinggirkan. Ini berarti menjadi pendukung boikot Israel – bukan hanya barang-barang Tepi Barat tetapi juga Israel yang berdaulat – adalah hal yang normal," demikian tulis media Yahudi tersebut.
Ini berarti bahwa mengglobalkan intifada, sebagaimana ia menyebutnya, adalah seruan yang relevan untuk menghancurkan satu-satunya negara Yahudi di dunia, sementara puluhan negara Arab dan Muslim sudah ada.
(ahm)
Lihat Juga :