Ini Rahasia Taiwan Maju Meski Hanya Diakui 12 Negara Saja
Kamis, 06 November 2025 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
6. Diplomasi Ekonomi: Lemah di Protokol, tapi Kuat di Praktik
Kekuatan Taiwan bukan di gedung kedutaan, tapi di meja kerja sama. Negara ini punya “hubungan tak resmi” dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, hingga Indonesia.Semua lewat kanal ekonomi, pendidikan, riset, dan budaya.
Taiwan juga menjadi anggota WTO dan APEC dengan nama Chinese Taipei. Artinya, dunia mungkin tak mengakui benderanya, tapi mengakui barang-barangnya, teknologinya, dan kontribusinya.
7. Tekanan China Justru Memperkuat Posisi Taiwan
Ironisnya, tekanan dari Beijing—baik diplomatik maupun militer—justru membuat Taiwan makin penting di mata Barat.Setiap kali China menekan, dunia industri bereaksi seolah-olah tidak bisa kehilangan Taiwan. Hasilnya, investasi asing mengalir, kerja sama teknologi meningkat, dan posisi strategis Taiwan di rantai pasok global makin kokoh.
Amerika, misalnya, kini memperkuat hubungan dengan Taipei lewat Taiwan Enhanced Resilience Act, sementara Jepang dan Australia memperdalam kerja sama keamanan non-formal. Dunia pun paham bahwa menjaga Taiwan bukan soal politik, tapi soal stabilitas ekonomi global.
8. Demokrasi dan Good Governance
Selain unggul di ekonomi, Taiwan juga menjadi contoh demokrasi Asia yang stabil.Freedom House menempatkan Taiwan sebagai salah satu negara paling bebas di Asia, dengan media independen, pemilu transparan, dan supremasi hukum yang kuat.
Stabilitas politik inilah yang membuat investor asing betah. Di saat banyak negara demokrasi baru masih berjuang melawan korupsi dan birokrasi, Taiwan telah memadukan keterbukaan politik dengan efisiensi birokrasi.
(mas)
Lihat Juga :