Shutdown Pemerintah AS di Era Trump Terlama Sepanjang Sejarah
Rabu, 05 November 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah kelompok bipartisan terpisah yang terdiri dari empat anggota DPR berhaluan tengah meluncurkan kerangka kerja kompromi pada hari Senin untuk menurunkan biaya asuransi kesehatan.
Partai Demokrat yakin bahwa jutaan warga Amerika yang melihat lonjakan premi saat mereka mendaftar program asuransi kesehatan untuk tahun depan akan menekan Partai Republik untuk mencari kompromi.
Namun Trump tetap teguh menolak untuk bernegosiasi, mengatakan kepada CBS News dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Minggu bahwa ia "tidak akan diperas."
Presiden telah berusaha memberikan tekanannya sendiri untuk memaksa Demokrat menyerah dengan mengancam PHK massal pegawai federal dan menggunakan penutupan pemerintah untuk menargetkan prioritas progresif.
Trump pada hari Selasa mengulangi ancaman pemerintahannya untuk menghentikan program bantuan vital yang membantu 42 juta warga Amerika membayar belanjaan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun sejarahnya, meskipun langkah tersebut diblokir oleh dua pengadilan.
Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa mereka "sepenuhnya mematuhi" kewajiban hukumnya dan berupaya untuk menyalurkan sebagian pembayaran SNAP "sebanyak dan secepat mungkin."
Partai Demokrat yakin bahwa jutaan warga Amerika yang melihat lonjakan premi saat mereka mendaftar program asuransi kesehatan untuk tahun depan akan menekan Partai Republik untuk mencari kompromi.
Namun Trump tetap teguh menolak untuk bernegosiasi, mengatakan kepada CBS News dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Minggu bahwa ia "tidak akan diperas."
Presiden telah berusaha memberikan tekanannya sendiri untuk memaksa Demokrat menyerah dengan mengancam PHK massal pegawai federal dan menggunakan penutupan pemerintah untuk menargetkan prioritas progresif.
Trump pada hari Selasa mengulangi ancaman pemerintahannya untuk menghentikan program bantuan vital yang membantu 42 juta warga Amerika membayar belanjaan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun sejarahnya, meskipun langkah tersebut diblokir oleh dua pengadilan.
Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa mereka "sepenuhnya mematuhi" kewajiban hukumnya dan berupaya untuk menyalurkan sebagian pembayaran SNAP "sebanyak dan secepat mungkin."
(ahm)
Lihat Juga :