Shutdown Pemerintah AS di Era Trump Terlama Sepanjang Sejarah

Rabu, 05 November 2025 - 20:20 WIB
loading...
Shutdown Pemerintah...
Shutdown pemerintah AS di era Donald Trump menjadi terlama sepanjang sejarah. Foto/X/@smtofcl
A A A
WASHINGTON - Penutupan pemerintah AS menjadi yang terpanjang sepanjang sejarah pada hari Rabu, melampaui rekor 35 hari yang ditetapkan selama masa jabatan pertama Donald Trump . Itu terjadi ketika pemerintahannya memperingatkan kekacauan perjalanan udara selama liburan dan mengancam tunjangan warga Amerika dalam upaya untuk memaksakan resolusi.

Lembaga-lembaga federal telah terhenti sejak Kongres gagal menyetujui pendanaan setelah 30 September, dan penderitaan semakin meningkat karena program-program kesejahteraan -- termasuk bantuan yang membantu jutaan warga Amerika membeli bahan makanan -- terkatung-katung.

Dalam beberapa hari terakhir, Kongres menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang rapuh dalam pencarian jalur keluar, meskipun -- untuk saat ini -- 1,4 juta pekerja federal, mulai dari pengontrol lalu lintas udara hingga penjaga taman, masih menjalani cuti paksa atau bekerja tanpa bayaran.

Melansir Al Arabiya, beberapa jam sebelum rekor penutupan bandara dipecahkan pada tengah malam, pemerintahan Trump membunyikan alarm atas kekacauan di bandara-bandara nasional jika krisis berlanjut lebih dari enam minggu, dengan kekurangan staf yang semakin parah yang mengganggu bandara dan menutup sebagian wilayah udara.

Baca Juga: 7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York, Salah Satunya Pajak bagi Orang Kaya

“Jadi, jika Anda membawa kita ke seminggu dari sekarang, Demokrat, Anda akan melihat kekacauan massal... Anda akan melihat penundaan penerbangan massal,” kata Menteri Perhubungan Sean Duffy dalam konferensi pers di Philadelphia.

“Anda akan melihat pembatalan massal, dan Anda mungkin melihat kami menutup bagian-bagian tertentu dari wilayah udara, karena kami tidak dapat mengelolanya karena kami tidak memiliki pengontrol lalu lintas udara.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved