5 Fakta Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

Rabu, 05 November 2025 - 16:24 WIB
loading...
5 Fakta Zohran Mamdani...
Zohran Mamdani jadi wali kota Muslim pertama di New York. Foto/X/@ZohranKMamdani
A A A
NEW YORK - Zohran Mamdani , pria berusia 34 tahun yang hingga beberapa bulan lalu kurang dikenal di luar politik lokal negara bagian New York, pada hari Selasa mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo dalam perebutan kursi wali kota kota terbesar di Amerika Serikat.

Kemenangan Mamdani, yang diproyeksikan oleh kantor berita Associated Press, menandai puncak kampanye yang menarik jumlah pemilih terbanyak ke kotak suara, menggalang pasukan relawan dari berbagai demografi dan lingkungan, serta mengalihkan perhatian dunia ke kontes kepemimpinan sebuah kota.

5 Fakta Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

1. Wali Kota Muslim Pertama di Kota New York

Sebagai anggota dewan negara bagian, Mamdani kini siap menjadi wali kota Muslim keturunan India pertama dalam sejarah Kota New York.

Ia telah mengalahkan Cuomo dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pada bulan Juni tahun ini. Cuomo, mantan gubernur negara bagian New York, yang mengundurkan diri pada tahun 2021 di tengah skandal pelecehan seksual, tetap bersaing sebagai kandidat independen setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan dari Mamdani.

Sejak saat itu, Mamdani telah meraup suara tanpa henti, dengan fokus pada penjangkauan dari pintu ke pintu, kampanye multibahasa, dan pengorganisasian acara berbasis komunitas.

Dalam kemenangan Mamdani di New York City, para analis politik meyakini ada pelajaran yang lebih penting bagi Partai Demokrat, yang masih bergulat dengan kekalahannya dalam pemilihan presiden dan Kongres 2024.

Baca Juga: 7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York, Salah Satunya Pajak bagi Orang Kaya

2. Dikenal sebagai Sosialis Demokrat

Zohran Kwame Mamdani adalah seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun dan putra dari akademisi Uganda Mahmood Mamdani dan pembuat film India Mira Nair.

Lahir di Kampala, Mamdani pindah ke New York pada usia tujuh tahun. Ia meraih gelar Sarjana Studi Afrika dari Bowdoin College di Maine. Sebelum terjun ke dunia politik, ia bekerja sebagai konselor perumahan, membantu keluarga berpenghasilan rendah dalam mencegah penggusuran.

Dalam pemilihan Majelis Negara Bagian New York 2020, ia terpilih dari distrik ke-36, mewakili Astoria, Queens.

Awal tahun ini, ia menikahi Rama Duwaji, seorang seniman Suriah berusia 27 tahun yang tinggal di Brooklyn. Karyanya telah ditampilkan di berbagai publikasi seperti The New Yorker, The Washington Post, dan VICE, dan ia juga menekuni animasi dan keramik.

3. Mengkritik Perang Israel

Mamdani termasuk di antara pejabat terpilih Amerika yang paling vokal mengkritik perang Israel di Gaza. Dalam unggahan di X pada 31 Oktober 2024, Mamdani menyatakan, "Saya akan selalu tegas dalam bahasa saya dan berdasarkan fakta: Israel sedang melakukan genosida."

Ia juga merupakan pendukung kuat gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). Dalam sebuah acara di Manhattan awal bulan ini, ia mengaitkan dukungan tersebut dengan "inti politik saya, yaitu antikekerasan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved