Trump: Arab Saudi Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel Tanpa Adanya Negara Palestina

Selasa, 04 November 2025 - 15:57 WIB
loading...
Trump: Arab Saudi Akan...
Presiden AS Donald Trump (kiri) percaya Arab Saudi akan normalisasi hubungan dengan Israel tanpa solusi dua negara. Foto/SPA
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump percaya bahwa Arab Saudi akan menormalisasi hubungan dengan Israel tanpa prasyarat yang dituntut kerajaan tersebut, yaitu solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel.

Pernyataan Trump ini muncul dalam wawancara dengan program "60 Minutes" di CBS pada hari Minggu, menjelang kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ke Washington pada 18 November mendatang.

Itu akan menjadi kunjungan pertama Mohammed bin Salman ke Gedung Putih sejak kunjungan terakhirnya tahun 2018 selama masa jabatan pertama Trump di Gedung Putih.

Baca Juga: Menteri Zionis Hina Arab Saudi: Teruslah Menunggang Unta di Padang Pasir Jika Tak Mau Normalisasi dengan Israel

"Dia mengatakan mereka tidak akan bergabung dengan Perjanjian Abraham tanpa solusi dua negara. Apakah Anda percaya itu?" tanya koresponden CBS, Norah O'Donnell.

"Tidak, saya pikir dia akan bergabung," jawab Trump. "Saya pikir kita akan menemukan solusinya," katanya lagi.

Solusi dua negara yang dituntut Kerajaan Arab Saudi adalah berdirinya Negara Israel dan Negara Palestina yang saling berdampingan dan saling mengakui satu sama lain.

"Saya tidak tahu apakah itu akan menjadi dua negara, itu akan bergantung pada Israel-dan orang lain, dan saya-tetapi lihat, yang terpenting adalah, Anda tidak akan pernah bisa mencapai kesepakatan apa pun jika Anda memiliki Iran yang memiliki senjata nuklir," ujarnya, tampaknya mengalihkan pembicaraan ke kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh pemerintahannya di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved