3 Kelompok Teroris di Afrika, Yang Paling Populer Adalah Boko Haram
Selasa, 04 November 2025 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Tujuan utamanya adalah menggulingkan pemerintah Nigeria dan mendirikan negara Islam yang menerapkan hukum Syariah secara ketat.
Mereka menggunakan berbagai taktik kekerasan, termasuk serangan bersenjata konvensional, bom bunuh diri (sering kali melibatkan perempuan dan anak-anak yang diculik), penculikan massal, dan penjarahan.
Didirikan pada tahun 2002 di Maiduguri, Nigeria, oleh Mohammed Yusuf sebagai gerakan agama non-kekerasan. Setelah penumpasan militer Nigeria pada tahun 2009 yang menewaskan Yusuf, kelompok ini mengalami radikalisasi di bawah pemimpin baru, Abubakar Shekau, dan melancarkan pemberontakan kekerasan.
Insurgensi Boko Haram telah menyebabkan puluhan ribu kematian, memicu krisis kemanusiaan yang parah, dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka di wilayah Danau Chad. Meskipun pasukan regional telah melakukan upaya kontraterorisme yang signifikan, Boko Haram tetap menjadi ancaman yang tangguh dan baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, dengan laporan serangan baru di Nigeria dan Kamerun pada tahun 2025.
Mereka menggunakan berbagai taktik kekerasan, termasuk serangan bersenjata konvensional, bom bunuh diri (sering kali melibatkan perempuan dan anak-anak yang diculik), penculikan massal, dan penjarahan.
Didirikan pada tahun 2002 di Maiduguri, Nigeria, oleh Mohammed Yusuf sebagai gerakan agama non-kekerasan. Setelah penumpasan militer Nigeria pada tahun 2009 yang menewaskan Yusuf, kelompok ini mengalami radikalisasi di bawah pemimpin baru, Abubakar Shekau, dan melancarkan pemberontakan kekerasan.
Insurgensi Boko Haram telah menyebabkan puluhan ribu kematian, memicu krisis kemanusiaan yang parah, dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka di wilayah Danau Chad. Meskipun pasukan regional telah melakukan upaya kontraterorisme yang signifikan, Boko Haram tetap menjadi ancaman yang tangguh dan baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, dengan laporan serangan baru di Nigeria dan Kamerun pada tahun 2025.
(ahm)
Lihat Juga :