Ukraina Kirim Pasukan Khusus ke Pokrovsk yang Dikepung Tentara Rusia, Strategi Jitu atau Aksi Bunuh Diri?

Senin, 03 November 2025 - 02:20 WIB
loading...
Ukraina Kirim Pasukan...
Ukraina kirim pasukan khusus ke wilayah yang dikepung Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Ukraina mengerahkan pasukan khusus ke kota Pokrovsk di wilayah timur Ukraina yang tengah dilanda konflik. Saat bersamaan, Ukraina berupaya mempertahankan kendali atas wilayah tersebut di tengah serangan gencar Rusia.

Rusia telah berupaya merebut Pokrovsk, yang dijuluki "gerbang ke Donetsk", sejak pertengahan 2024 dalam kampanyenya untuk menguasai seluruh wilayah Donetsk timur.

"Kami menguasai Pokrovsk," kata Panglima Angkatan Darat Ukraina Oleksandr Syrskii di Facebook pada hari Sabtu, dilansir Al Jazeera, "Operasi komprehensif untuk menghancurkan dan mengusir pasukan musuh dari Pokrovsk sedang berlangsung."

Sebagai rumah bagi lebih dari 60.000 orang sebelum perang Rusia-Ukraina dimulai pada Februari 2022, Pokrovsk terletak di jalur pasokan utama bagi tentara Ukraina.

Mengambil alih kendali kota ini akan menjadi perolehan teritorial terpenting Rusia di Ukraina sejak Moskow mengambil alih Avdiivka pada awal 2024 setelah salah satu pertempuran paling berdarah dalam konflik tersebut.

Rusia dan Ukraina telah memberikan laporan yang saling bertentangan tentang apa yang terjadi di Pokrovsk dalam beberapa hari terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved