Pejabat AS Frustrasi, Ungkap Senjata UEA Perpanjang Genosida Sudan

Sabtu, 01 November 2025 - 10:12 WIB
loading...
A A A
Menurut WSJ, kampanye RSF yang diperbarui tahun ini mencakup serangan yang diperluas di Darfur Utara, di mana kelompok tersebut "memperketat pengepungan ElFasher selama 18 bulan," memutus akses makanan dan obat-obatan kepada puluhan ribu orang.

Serangan pesawat tak berawak pada bulan September menewaskan puluhan orang yang sedang salat di satu masjid.

Persenjataan kembali RSF terjadi setelah serangkaian kekalahan awal tahun ini, yang berpuncak pada kekalahannya di Khartoum.

"Setelah dipersenjatai kembali, milisi tersebut selamat dari titik balik potensial dalam perang dan melancarkan serangan baru terhadap pemerintah yang memicu beberapa kerusakan terburuk dalam perang dua tahun tersebut," ungkap surat kabar itu.

Para pejabat AS mengatakan kepada WSJ bahwa citra medan perang dan sinyal intelijen telah mengonfirmasi aliran senjata Emirat, di antaranya drone dari seri "Pelangi" China, termasuk drone yang dapat terbang selama 24 jam dan melancarkan serangan udara presisi.

Drone tersebut diamati beroperasi di atas Darfur oleh Yale Humanitarian Research Lab.

Intelijen yang diperoleh baru-baru ini pada bulan Oktober mengidentifikasi senjata yang dikirim "melalui Somalia dan Libya, dari sana senjata-senjata tersebut dipindahkan ke Sudan melalui jalur darat," kata para pejabat AS, Eropa, dan Arab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Yamaha Kenalkan Motor...
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Penantang Honda e-CUV
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved