Pejabat AS Frustrasi, Ungkap Senjata UEA Perpanjang Genosida Sudan

Sabtu, 01 November 2025 - 10:12 WIB
loading...
A A A
UEA sebelumnya membantah memasok senjata ke Sudan setelah penerbangan kargo melalui Chad pada tahun 2023 terbongkar, dengan klaim pengiriman tersebut bersifat "kemanusiaan."

Para analis yakin UEA mengandalkan RSF untuk mengamankan kepentingan jangka panjangnya di Sudan, negara yang berlokasi strategis di Laut Merah dan kaya akan cadangan emas, yang sebagian besar secara historis telah diekspor ke Dubai.

Pemerintah Sudan membatalkan kesepakatan pelabuhan Emirat senilai USD6 miliar tahun lalu, langkah yang memperburuk hubungan dan mendorong dukungan Abu Dhabi terhadap milisi tersebut.

“Pengiriman senjata UEA telah membuat frustrasi para pejabat AS yang berharap dapat membendung perang,” catat WSJ.

Seorang analis Barat mengatakan perilaku monarki Teluk tersebut mencerminkan pola yang lebih luas.

“Di wilayah-wilayah yang terpecah belah ini, tata kelola yang lemah dan korupsi memungkinkan negara kecil dan kaya seperti UEA untuk memegang pengaruh yang tidak proporsional,” ujar Justyna Gudzowska, Direktur Eksekutif The Sentry, yang menyelidiki pendanaan konflik.

Baca juga: Hizbullah Siap Membela Lebanon Jika Perang Pecah Lagi Lawan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved