Qatar Peringatkan Gaza Mungkin Memasuki Kondisi Tanpa Perang dan Tanpa Damai
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah sesuatu yang telah ia janjikan, terutama kepada Presiden Trump, dan saya akan sangat terkejut jika ia tidak melanjutkan perjanjian tersebut," ujar Beilin.
"Di kedua belah pihak, ada perasaan bahwa mungkin terlalu dini untuk memilih tahap kedua, terutama karena bagi Hamas itu berarti mereka akan kehilangan kendali sebagai penguasa di Gaza," papar dia.
Dia menyatakan, "Bagi Netanyahu untuk memilih proses politik, proses diplomatik yang pada akhirnya akan membuka jalan bagi pembentukan negara Palestina, berada di luar jangkauannya."
“Ia menentang negara Palestina,” ungkap Beilin.
Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
"Di kedua belah pihak, ada perasaan bahwa mungkin terlalu dini untuk memilih tahap kedua, terutama karena bagi Hamas itu berarti mereka akan kehilangan kendali sebagai penguasa di Gaza," papar dia.
Dia menyatakan, "Bagi Netanyahu untuk memilih proses politik, proses diplomatik yang pada akhirnya akan membuka jalan bagi pembentukan negara Palestina, berada di luar jangkauannya."
“Ia menentang negara Palestina,” ungkap Beilin.
Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Lihat Juga :