Qatar Peringatkan Gaza Mungkin Memasuki Kondisi Tanpa Perang dan Tanpa Damai

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 21:22 WIB
loading...
Qatar Peringatkan Gaza...
Warga Palestina yang terluka dibawa ke ambulans untuk perawatan medis setelah serangan Israel terhadap satu rumah di lingkungan Sabra di Kota Gaza, Gaza pada 28 Oktober 2025. Foto/anadolu
A A A
DOHA - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari mengatakan kepada harian Inggris The Guardian bahwa Gaza mungkin menuju kondisi "tanpa perang, tanpa damai". Kondisi itu menurutnya tidak diinginkan Doha.

Qatar telah menjadi mediator kunci dalam perundingan antara Israel dan Hamas dan memainkan peran penting dalam menengahi gencatan senjata, yang telah mengakibatkan penurunan serangan Israel secara signifikan dan penarikan sebagian pasukan Israel dari sebagian wilayah Gaza dengan imbalan pembebasan tawanan.

Al-Ansari mengatakan, “Komunitas internasional perlu masuk, menilai kerusakan, mulai memikirkan rekonstruksi, mengerjakan rekonstruksi, dan secara resmi menjaga perdamaian."

Dia menambahkan, "Inilah yang akan secara signifikan mengubah seluruh proses dari perang ke hari setelahnya."

Sementara itu, Yossi Beilin, mantan menteri kehakiman dan luar negeri Israel, mengatakan ia "akan terkejut" jika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membatalkan gencatan senjata, meskipun ada tanda-tanda gencatan senjata tersebut semakin tegang, dengan puluhan serangan terjadi di Gaza.

"Ini adalah sesuatu yang telah ia janjikan, terutama kepada Presiden Trump, dan saya akan sangat terkejut jika ia tidak melanjutkan perjanjian tersebut," ujar Beilin.

"Di kedua belah pihak, ada perasaan bahwa mungkin terlalu dini untuk memilih tahap kedua, terutama karena bagi Hamas itu berarti mereka akan kehilangan kendali sebagai penguasa di Gaza," papar dia.

Dia menyatakan, "Bagi Netanyahu untuk memilih proses politik, proses diplomatik yang pada akhirnya akan membuka jalan bagi pembentukan negara Palestina, berada di luar jangkauannya."

“Ia menentang negara Palestina,” ungkap Beilin.

Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved