Tembakan Rudal Berkemampuan Nuklir Korut Sambut Trump di KTT APEC Korsel

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:59 WIB
loading...
Tembakan Rudal Berkemampuan...
Korea Utara tembakkan beberapa rudal berkemampuan nuklir pada hari Selasa atau menjelang kedatangan Presiden AS Donald Trump di KTT APEC Korea Selatan pada Rabu. Foto/via KCNA
A A A
PYONGYANG - Hanya beberapa jam sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Korea Selatan (Korsel) untuk KTT APEC, Korea Utara (Korut) meluncurkan salvo rudal jelajah berkemampuan nuklir pada Selasa. Para analis memandangnya sebagai upaya terencana untuk memperkuat kredibilitas nuklir Pyongyang di bawah Kim Jong-un.

Rudal-rudal tersebut, yang digambarkan oleh media pemerintah Korea Utara sebagai model yang disempurnakan dan dioptimalkan untuk peluncuran berbasis kapal, ditembakkan secara vertikal pada hari Selasa.

Misil-misil itu dilaporkan melayang selama sekitar 7.800 detik—lebih dari dua jam—sebelum menghantam target di darat. Pyongyang mengeklaim persenjataannya mampu membawa hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Berseteru dengan Korut Bersenjata Nuklir, Korsel Akan Kerahkan Rudal Monster Hyunmoo-5

Pemimpin Korut Kim Jong-un tidak hadir dalam uji coba beberapa rudal tersebut, dan peluncurannya tidak dilaporkan oleh surat kabar resmi Partai Buruh, Rodong Sinmun.

Sebaliknya, para pejabat militer senior, termasuk Pak Jong-chon, wakil ketua Komisi Militer Pusat, mengawasi jalannya uji coba.

Trump tiba di kota Gyeongju, Korea Selatan, pada hari Rabu untuk bergabung dengan para kepala negara dan pemimpin bisnis lainnya yang menghadiri forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), termasuk Presiden China Xi Jinping.

Ditanya tentang peluncuran rudal-rudal Korut, Trump menepis kekhawatiran, mengatakan tentang Kim Jong-un: "Dia telah meluncurkan rudal selama beberapa dekade, kan?"

Dia mengatakan kepada para wartawan di Air Force One bahwa dia berharap dapat mengadakan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara tersebut. "Di suatu saat nanti dalam waktu yang tidak terlalu lama," katanya, seraya menegaskan kembali bahwa keduanya memiliki pemahaman yang sangat baik satu sama lain, sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Kamis (30/10/2025).

Dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, Trump mengatakan, "Saya mengenal Kim Jong-un dengan sangat baik. Kami sangat akrab, tetapi kami benar-benar tidak dapat menemukan waktu yang tepat."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved