Senator AS Ungkap Perubahan Rezim Segera Terjadi di Venezuela, Maduro Harus Melarikan Diri

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:10 WIB
loading...
Senator AS Ungkap Perubahan...
Senator AS Rick Scott. Foto/wfla
A A A
WASHINGTON - Seorang senator terkemuka Amerika Serikat (AS) memperingatkan Venezuela kemungkinan akan segera menghadapi pergantian rezim dan mendesak Presiden Nicolas Maduro melarikan diri. Peringatan itu muncul saat militer AS mengumpulkan pasukan di lepas pantai negara Amerika Selatan itu.

Dalam wawancara dengan CBS News pada hari Minggu, Senator Rick Scott, yang bertugas di Komite Angkatan Bersenjata dan Hubungan Luar Negeri Senat, menyatakan pemerintahan Maduro hampir berakhir.

"Hari-harinya sudah dihitung," ujar Scott. "Baik internal maupun eksternal, saya pikir sesuatu akan terjadi," tambahnya, menyarankan agar pemimpin Venezuela itu "pergi ke Rusia atau China."

Ketika ditanya apakah AS akan menginvasi Venezuela, Scott menjawab ia akan "terkejut" jika itu terjadi.

Senator Republik dari Florida ini adalah seorang tokoh garis keras Venezuela terkemuka yang menyebut Maduro sebagai "seorang diktator yang tidak sah dan haus darah" dan ikut merancang Undang-Undang STOP MADURO 2024, yang menawarkan hadiah USD100 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan hukuman pemimpin Venezuela tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, pasukan AS telah melancarkan beberapa serangan terhadap kapal-kapal di lepas pantai Venezuela yang menurut Washington terkait dengan jaringan penyelundupan narkoba, menewaskan dua lusin orang.

Para pejabat AS menuduh pemerintah Maduro memfasilitasi perdagangan narkotika skala besar dan menggambarkan Venezuela sebagai "negara narkotika".

Maduro telah membantah tuduhan tersebut, menuduh Washington menggunakannya sebagai dalih untuk pergantian rezim.

Rusia dan China juga sependapat, memperingatkan terhadap campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Venezuela.

Baik Moskow maupun Beijing telah mendukung Caracas dengan dukungan diplomatik, pinjaman, dan kerja sama pertahanan.

AS telah memperluas kehadiran militernya di Karibia selatan, mengerahkan kapal perang, pesawat pengintai, dan unit operasi khusus sebagai bagian dari apa yang disebutnya kampanye antinarkotika.

Pada hari Minggu, kapal perusak Angkatan Laut AS USS Gravely berlabuh di Port of Spain, Trinidad dan Tobago, negara kepulauan yang hanya beberapa mil dari pantai Venezuela, untuk berpartisipasi dalam latihan gabungan.

Awal bulan ini, Presiden Donald Trump memberi isyarat AS dapat memperluas operasinya dari maritim ke operasi darat, meskipun ia secara terbuka membantah Washington berupaya menyingkirkan Maduro dari kekuasaan.

Baca juga: AS Terus Takut-takuti Maduro, Giliran Sepasang Bomber B-1B Dekati Venezuela
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Senator: Tambahan Penerima...
Senator: Tambahan Penerima Bantuan Pangan Harus Diiringi Penguatan Data dan Pemberdayaan Masyarakat
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved