AS Terus Takut-takuti Maduro, Giliran Sepasang Bomber B-1B Dekati Venezuela

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:39 WIB
loading...
A A A
Pasukan Washington telah melancarkan serangan terhadap setidaknya 10 kapal yang diduga sebagai penyelundup narkoba—sembilan kapal dan satu kapal selam—sejak awal September, menewaskan sedikitnya 43 orang, menurut penghitungan AFP berdasarkan data AS, yang dilansir Selasa (28/10/2025).

Namun, Amerika Serikat belum merilis bukti bahwa kapal-kapal yang menjadi targetnya digunakan untuk menyelundupkan narkoba.

Ketegangan regional telah meningkat akibat kampanye dan peningkatan kekuatan militer yang menyertainya, dengan Venezuela menuduh Amerika Serikat berkomplot untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, yang menuduh Washington "mengada-adakan perang".

Pada hari Minggu, kapal perang AS; USS Gravely, tiba Trinidad dan Tobago yang dekat dengan Venezuela. Kapal perusak berpeluru kendali itu berlabuh di ibu kota Trinidad, Port of Spain, untuk kunjungan empat hari, yang akan mencakup latihan gabungan dengan pasukan pertahanan lokal.

Kedatangan kapal perang Amerika ini memicu kemarahan pemerintah Maduro. Trinidad dan Tobago, yang terletak hanya 11 kilometer dari pantai Venezuela pada titik terdekatnya, telah berpihak pada Washington melawan tetangganya.

"Provokasi militer Trinidad dan Tobago, yang berkoordinasi dengan CIA, bertujuan memprovokasi perang di Karibia," kata pemerintah Venezuela, seperti dikutip AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved