Membersihkan Bom di Gaza Memakan Waktu Hingga 30 Tahun

Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:48 WIB
loading...
Membersihkan Bom di...
Pemandangan udara kerusakan di permukiman Sheikh Ridwan setelah pasukan Israel menarik diri dari perjanjian gencatan senjata di Kota Gaza, Gaza, pada 17 Oktober 2025. Foto/Mohammed Abu Samra/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Membersihkan permukaan Gaza dari persenjataan yang belum meledak kemungkinan akan memakan waktu antara 20 hingga 30 tahun. Penilaian itu diungkap seorang pejabat dari kelompok bantuan Humanity & Inclusion, yang menggambarkan daerah kantong itu sebagai "ladang ranjau yang mengerikan dan belum dipetakan."

Lebih dari 53 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat sisa-sisa mematikan dari perang Israel-Hamas yang telah berlangsung selama dua tahun, menurut basis data yang dipimpin PBB.

Jumlah korban tewas itu diperkirakan oleh kelompok-kelompok bantuan merupakan perkiraan yang sangat rendah.

Gencatan senjata yang ditengahi AS bulan ini telah meningkatkan harapan bahwa tugas besar untuk membersihkan mereka dari jutaan ton puing dapat dimulai.

"Jika Anda melihat pembersihan penuh, itu tidak akan pernah terjadi, itu di bawah tanah. Kita akan menemukannya untuk generasi mendatang," ujar Nick Orr, pakar Penjinak Bahan Peledak di Humanity & Inclusion, membandingkan situasi itu dengan kota-kota di Inggris setelah Perang Dunia Kedua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved