Kebakaran Mengerikan California Tewaskan 33 Orang, AS Keluarkan 'Bendera Merah'

Senin, 14 September 2020 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Di Portland, penduduk memasukkan handuk di bawah tiang pintu untuk mencegah asap masuk atau mengenakan masker N95 di rumah mereka sendiri.

Tiga pemimpin Demokrat di California, Oregon dan Washington menyalahkan perubahan iklim atas kondisi buruk negara bagian tersebut.

"Ini menjengkelkan saat ini kami memiliki tantangan kosmik ini bagi komunitas kami, seluruh Pantai Barat Amerika Serikat terbakar, memiliki presiden yang menyangkal bahwa ini bukan hanya kebakaran hutan, ini adalah kebakaran iklim," kata Gubernur Negara Bagian Washington Jay Inslee dalam program "This Week" ABC.

Sementara itu, calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan tidak dapat disangkal bahwa keadaan ekstrem ini terkait dengan perubahan iklim.

Sedangkan Presiden Donald Trump berencana mengunjungi California pada hari Senin dan bertemu dengan pejabat federal dan negara bagian.

Dia mengatakan bahwa gubernur wilayah barat AS bertanggung jawab atas musim kebakaran yang hebat dalam beberapa tahun terakhir, dan menuduh mereka melakukan pengelolaan hutan yang buruk.

"Mereka (wilayah barat AS) tidak pernah mengalami hal seperti ini," kata Trump, yang secara sistematis meremehkan pemanasan global, pada acara kampanye di Nevada. "Harap ingat kata-kata ini, sangat sederhana; pengelolaan hutan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Kerugian Kebakaran Los...
Kerugian Kebakaran Los Angeles Lampaui Bantuan AS ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved