Rencana Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel, Palestina: Deklarasi Perang Sudah Ditabuh

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Pejabat Palestina tersebut juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk “mengisolasi dan memboikot pemerintah Israel yang ekstremis ini secara politik, ekonomi, dan militer, serta melarang para pemukim, pemimpin pemerintahan, dan rekan-rekan mereka memasuki negara mana pun.”

Mengingat aneksasi Israel atas Yerusalem Timur setelah Perang Arab-Israel 1967, Shaaban mengatakan: “Meskipun demikian, menara-menara Yerusalem masih berdiri tegak, dan rakyatnya terus melawan. Tidak ada yang dapat menghapus sifat Palestina di tanah ini.”

BacaJuga: Iran Samakan Trump dengan Hitler, Ini Alasannya

Perlu Respons yang Lantang dan Terpadu

Ia mengatakan rencana Israel tersebut merupakan hasil dari ekspansi yang berkelanjutan selama dua tahun terakhir, seraya mencatat bahwa “71% wilayah Tepi Barat berada di bawah kendali Israel, dengan lebih dari 912 gerbang militer, pos pemeriksaan, dan pangkalan, dan lebih dari 30% Lembah Yordan berada di bawah otoritas Israel.”

Shaaban menambahkan bahwa respons Palestina “harus lantang dan terpadu, dari serikat pekerja, faksi politik, dewan lokal, dan keluarga, dengan para petani yang kembali ke tanah mereka yang telah lama dirampas.”

Menurut situs web Knesset, 25 dari 120 anggota menyetujui RUU aneksasi Tepi Barat, yang diajukan oleh Avi Maoz dari partai sayap kanan Noam, sementara 24 anggota menentangnya.

Sementara itu, RUU aneksasi Ma'ale Adumim, yang diajukan oleh Avigdor Lieberman, pemimpin partai sayap kanan Yisrael Beiteinu, telah melewati pembacaan pendahuluan dengan 32 suara mendukung dan sembilan suara menentang, menurut surat kabar Yedioth Ahronoth.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved