Mata-mata Cantik Rusia Anna Chapman Beraksi Lagi, Ini Misinya

Jum'at, 24 Oktober 2025 - 08:18 WIB
loading...
Mata-mata Cantik Rusia...
Anna Chapman, mata-mata cantik loyalis Presiden Vladimir Putin, ditugaskan lagi sebagai penyebar prestasi spionase Rusia di Museum Intelijen Rusia. Foto/Instagram/anya.chapman
A A A
MOSKOW - Anna Chapman, mata-mata Rusia berparas cantik dan berambut pirang, pernah menggegerkan dunia karena leluasa menjalankan misi spionase di wilayah Inggris dan Amerika Serikat (AS) sebelum akhirnya ditangkap FBI dan dideportasi pada 2010. Sekarang, dia ditugaskan untuk misi baru sebagai pemimpin Museum Intelijen Rusia yang baru saja didirikan.

Museum tersebut terhubung langsung dengan badan intelijen luar negeri Rusia, SVR. Lokasinya berada di dekat Taman Gorky Moskow, di dalam kantor pers SVR.

Museum ini diharapkan akan memamerkan sejarah dan prestasi spionase Rusia. Di bawah pengawasan kepala SVR, Sergey Naryshkin, museum ini dilaporkan akan menjadi tempat merayakan warisan mata-mata Rusia.

Baca Juga: Anna Chapman, Mata-mata Putin yang Masuk Daftar 100 Wanita Terseksi Rusia

Kisah Chapman terasa seperti film thriller mata-mata, dan untuk sementara waktu, memang seperti itu. Pada tahun 2010, FBI menangkapnya di New York sebagai bagian dari sel mata-mata Rusia yang tersembunyi dalam "Operation Ghost Stories". Investigasi selama satu dekade tersebut mengungkap agen penyamaran yang tinggal "secara ilegal" di AS.

Ketika Chapman pindah ke Manhattan pada tahun 2009, dia memberi tahu teman-temannya bahwa dia bekerja di bidang real estate. FBI kemudian mengungkapkan bahwa dia menggunakan laptopnya untuk membangun jaringan nirkabel rahasia guna berkomunikasi dengan pejabat Rusia. Antara kedatangannya dan penangkapannya, aparat penegak hukum Amerika mengatakan dia melakukan operasi tersebut sekitar sepuluh kali.

Pada 27 Juni 2010, Chapman dan sembilan orang lainnya ditangkap. Sebelas hari kemudian, mereka mengaku bersalah atas konspirasi untuk bertindak sebagai agen ilegal Federasi Rusia.

AS lantas mendeportasi mereka ke Moskow dalam pertukaran mata-mata tingkat tinggi yang membebaskan empat warga Rusia yang diduga bekerja sama dengan intelijen Barat. Salah satunya adalah Sergei Skripal, yang kemudian diracun di Salisbury dalam sebuah serangan yang terkait dengan Kremlin.

Chapman dan Koneksi Inggris


Sebelum penangkapannya, Chapman tinggal di London, menggunakan pesona dan keterampilan sosialnya untuk bersosialisasi di kalangan elite politisi, pengusaha, dan oligarki.

Kisahnya telah mendorong banyak orang di media sosial untuk menjulukinya sebagai "Black Widow" di dunia nyata, sebuah karakter dalam Marvel Comics. Tak lama kemudian, seorang agen Rusia menyadari bakatnya dalam berjejaring dan merekrutnya.

Dia memperoleh kewarganegaraan Inggris melalui pernikahannya dengan Alex Chapman, meskipun hubungan itu berakhir sama dramatisnya dengan awalnya. Alex pernah menuduhnya mencoba membunuhnya dengan bor listrik.

Dalam memoarnya, "BondiAnna. To Russia with Love", yang diterbitkan tahun lalu, dia menggambarkan dirinya sebagai agen 007 perempuan di dunia nyata.

"Saya tahu betapa berpengaruhnya saya terhadap pria," tulisnya. "Alam telah dengan murah hati menganugerahi saya atribut yang diperlukan: pinggang ramping, dada berisi, rambut merah yang lebat. Yang saya butuhkan hanyalah menonjolkannya—yang saya lakukan dengan pakaian sederhana namun seksi, riasan tipis, dan penampilan yang apa adanya. Yang terpenting, saya tidak berusaha terlalu keras untuk menyenangkan orang. Dan itu berhasil seperti sulap."

Bukunya menceritakan kehidupan glamornya yang dipenuhi perjalanan mewah, pesta mewah, dan pertemuan dengan orang-orang berkuasa. Salah satu anekdot yang sangat menarik menggambarkan bagaimana dia mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan pengelola dana lindung nilai di London setelah memenangkan permainan poker telanjang.

Chapman Kembali ke Rusia


Setelah kembali ke Rusia, Chapman dengan cepat menemukan jati dirinya kembali, pertama sebagai pebisnis, kemudian sebagai presenter televisi dan tokoh media sosial.

Sebagai pendukung setia Presiden Vladimir Putin, Chapman sering muncul dalam kampanye patriotik pro-Kremlin dan menjadi simbol kebanggaan nasional bagi intelijen Rusia. Dia kemudian menjadi ibu dari seorang bayi laki-laki.

Sekarang berusia 43 tahun dan menggunakan nama Anna Romanova, dia menggunakan platformnya untuk mempromosikan nilai-nilai tradisional Rusia, menurut The Sun, Jumat (24/10/2025).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved