Trump: Israel Akan Kehilangan Seluruh Dukungan AS Jika Caplok Tepi Barat!
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 06:43 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun ada penolakan dari PM Netanyahu dan partainya, Likud, anggota Knesset yang beranggotakan 120 orang memberikan suara 25-24 pada hari Selasa untuk memajukan RUU tersebut. RUU ini merupakan suara pertama dari empat suara yang dibutuhkan untuk mengesahkannya menjadi undang-undang.
Sebuah pernyataan Knesset mengatakan bahwa RUU tersebut disetujui dalam pembacaan awal "untuk menerapkan kedaulatan Negara Israel atas wilayah Yudea dan Samaria (Tepi Barat)". Sekarang akan diserahkan ke Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset untuk pertimbangan lebih lanjut.
Wakil Presiden AS JD Vance mengkritik RUU tentang pencaplokan Tepi Barat yang diduduki, dan menambahkan bahwa dia secara pribadi merasa terhina oleh langkah Knesset Israel tersebut.
"Itu adalah tindakan politik yang sangat bodoh," katanya saat meninggalkan Israel setelah kunjungan ke negara Yahudi tersebut.
Vance menambahkan bahwa posisi resmi AS adalah bahwa wilayah tersebut tidak akan dianeksasi atau dicaplok oleh Israel, dan hal ini tetap tidak berubah.
Sebuah pernyataan Knesset mengatakan bahwa RUU tersebut disetujui dalam pembacaan awal "untuk menerapkan kedaulatan Negara Israel atas wilayah Yudea dan Samaria (Tepi Barat)". Sekarang akan diserahkan ke Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset untuk pertimbangan lebih lanjut.
Wakil Presiden AS JD Vance mengkritik RUU tentang pencaplokan Tepi Barat yang diduduki, dan menambahkan bahwa dia secara pribadi merasa terhina oleh langkah Knesset Israel tersebut.
"Itu adalah tindakan politik yang sangat bodoh," katanya saat meninggalkan Israel setelah kunjungan ke negara Yahudi tersebut.
Vance menambahkan bahwa posisi resmi AS adalah bahwa wilayah tersebut tidak akan dianeksasi atau dicaplok oleh Israel, dan hal ini tetap tidak berubah.
(mas)
Lihat Juga :