Perhiasan Museum Louvre yang Dicuri Bernilai Rp1,7 Triliun

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Para pencuri tidak berhasil membakar truk yang mereka gunakan untuk membobol, sehingga para penyidik sedang memeriksanya untuk mencari jejak DNA, kata pejabat tersebut.

Sebagai bagian dari proses ini, para penyidik harus membangun tenda di sekitar truk agar mereka dapat mengasapinya untuk mendapatkan sidik jari, yang sedikit memperlambat proses, kata pejabat tersebut.

Pada hari Selasa, penyidik menemukan salah satu dari dua skuter yang digunakan para pencuri untuk melarikan diri, menurut pejabat tersebut. Mereka juga telah menemukan helm yang diyakini dikenakan oleh salah satu pencuri, tambah pejabat tersebut.

5. Perhiasan Mungkin Dibawa ke Luar Negeri

Natalie Goulet, seorang anggota senat Prancis dari kubu Sentris, mengatakan kepada CNN pada hari Senin bahwa ia yakin perhiasan itu kemungkinan telah dibawa keluar negeri.

"Saya pikir perhiasan itu sudah ada di luar negeri," katanya. "Saya pikir itu hilang selamanya."

"Perhiasan itu akan dipotong-potong, dijual, dan digunakan sebagai sistem pencucian uang," katanya. "Itu cara termudah untuk membersihkan uang kotor."

Perampokan itu kemungkinan terkait dengan kejahatan terorganisir, kata Goulet.

"Mereka sama sekali tidak bermoral," katanya. "Mereka tidak menghargai perhiasan itu sebagai bagian dari sejarah, melainkan sebagai cara untuk membersihkan uang kotor mereka."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Lebanon Rugi Rp72 Triliun...
Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi
Rekomendasi
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Berita Terkini
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved