3 Tempat di Gaza yang Dibom Israel selama Gencatan Senjata Oktober 2025

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Hamas mengatakan kehancuran akibat perang dan kendali militer Israel atas wilayah-wilayah Gaza telah memperlambat serah terima. Israel yakin Hamas memiliki akses ke lebih banyak jenazah daripada yang telah dikembalikan.

Pada Sabtu malam, Hamas mengembalikan dua peti mati, yang diidentifikasi oleh dokter forensik berisi jenazah Ronen Engel, seorang fotografer berusia 54 tahun yang tewas pada 7 Oktober di sebuah kibbutz di Israel selatan dan jenazahnya dibawa ke Gaza, dan Sonthaya Oakkharasr, seorang warga negara Thailand yang tewas di kibbutz Be'eri.

Engel adalah seorang jurnalis foto dan pengemudi ambulans sukarelawan untuk Magen David Adom. Kematiannya dikonfirmasi pada Desember 2023. Istrinya, Karina, dan dua putrinya, Mika dan Yuval, juga diculik tetapi dikembalikan melalui kesepakatan pada November 2023.

Pada Sabtu malam, Departemen Luar Negeri AS mengatakan terdapat "laporan yang kredibel" bahwa Hamas akan melanggar gencatan senjata, dengan mengatakan bahwa "serangan yang direncanakan terhadap warga sipil Palestina akan merupakan pelanggaran langsung dan berat terhadap perjanjian gencatan senjata". Jika serangan semacam itu terjadi, katanya, "langkah-langkah akan diambil untuk melindungi rakyat Gaza dan menjaga integritas gencatan senjata".

Pernyataan AS tersebut dipahami merujuk pada tindakan keras Hamas terhadap klan-klan yang menentang kekuasaannya, yang banyak di antaranya didukung dan dipersenjatai oleh Israel. Video-video yang beredar minggu lalu menunjukkan Hamas melakukan eksekusi publik terhadap anggota klan.

Sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata, Israel pada hari Sabtu memulangkan 15 jenazah warga Palestina ke Gaza, sehingga total yang telah dipulangkan menjadi 135. Namun, jenazah-jenazah tersebut dipulangkan tanpa nama, hanya nomor.

Sementara itu, reruntuhan Gaza sedang disisir untuk mencari korban tewas. Jenazah yang baru ditemukan menambah jumlah korban tewas warga Palestina menjadi lebih dari 68.000, menurut Kementerian Kesehatan. Ribuan orang masih hilang, menurut Palang Merah. Sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023 yang memicu perang, dan 251 orang diculik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved